Beranda ›› Foto & Video ›› Jaga Perbatasan, Akhirnya 350 Yonif 123/RW Resmi Diberangkatkan. Ini Pesan Kasdam I/BB

Jaga Perbatasan, Akhirnya 350 Yonif 123/RW Resmi Diberangkatkan. Ini Pesan Kasdam I/BB

Padangsidempuan | suarasumut.com  –  Satgas Yonif 123/Rajawali (RW) yang akan bertugas menjaga perbatasan (Pamtas) RI- Malaysia (Kalimantan Barat) 2017 ini resmi diberangkatkan Kasdam I/BB, Brigjen TNI Tiopan Aritonang

Upacara pemberangkatan itu dipimpin langsung Letkol Inf Akbar Nofrizal Yusanto SIP di lapangan Mako Yonif 123/RW, kota Sidempuan, Minggu (13/08/2017).

Disampaikan penerangan korem 023/Kawal Samudra (Penrem 023/KS) terhadap media, mulai tanggal 14 sampai 16 Agustus 2017 Satgas Yonif 123/RW yang berjumlah 350 orang itu akan berangkat dari bandara Pinangsori kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dengan jenis pesawat CC 130 H/HS/L -100-30 NO PESAWAT A -1321 yang mendarat ke Bandara Internasional Supadio di kabupaten Kubu Raya, provinsi Kalbar yang jaraknya dari Kota Pontianak berkisar 17 km.

Kasdam I /BB, Brigjen TNI Tiopan Aritonang mengatakan, paraPrajurit Satgas Yonif 123/RW, yang diberangkatkan ini telah melewati pentahapan latihan serta persiapan peninjauan dari komando atas.

“Kalian dinyatakan siap untuk melaksanakan tugas pengamanan di wilayah perbatasan RI-Malaysia. Kepercayaan bangsa dan negara yang telah diberikan kepada kalian merupakan kehormatan dan kebanggaan. Dengan harapan kalian mampu mengemban tugas mulia ini demi keutuhan dan kedaulatan NKRI,” ujar Kasdam.

Disampaikan Kasdam I/BB, bahwa persoalan yang ada di wilayah perbatasan cukup kompleks berupa tindakan ilegal baik penyelundupan barang, narkoba ataupun manusia dan lintas batas pergeseran patok perbatasan yang masih menjadi keprihatinan tersendiri.

Disisi lain lanjut Brigjen TNI Tiopan Aritonang, dengan mudahnya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengubah fungsi daerah perbatasan menjadi jalur transit perdagangan ilegal.

“Untuk itu, seluruh prajurit agar selalu waspada dan jangan pernah ragu dalam melaksanakan tugas guna menegakkan integritas dan menjaga kedaulatan NKRI sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ucapnya.

Brigjen TNI Tiopan menyampaikan beberapa poin, yakni yang pertama bahwa seluruh prajurit satgas Yonif 123/RW dalam melaksanakan tugas selama operasi pengamanan perbatasan itu perlu dipedomani, serta dipelihara keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan etika dalam setiap pelaksanaan tugas dimanapun berada.

“Yang kedua, laksanakan tugas ini dengan memadukan operasi teritorial dan operasi intelijen serta operasi tempur secara profesional dan proporsional sesuai prosedur yang berlaku,” pesan Kasdam.

Kemudian lanjut Kasdam I/BB pada poin ke tiga, perlu di pahami kultur dan hormati adat istiadat masyarakat setempat dan merebut simpati dan hati rakyat sehingga terjalin kemanunggalan TNI-Rakyat sehingga kehadiran TNI dapat diterima masyarakat perbatasan dengan penuh rasa kekeluargaan.

“Empat, tingkatkan koordinasi, komunikasi dan kerjasama dengan instansi lain, sehingga segala permasalahan terkait perbatasan RI-Malaysia dapat diselesaikan dengan tuntas,” kata Tiopan.

Kelima kata Kasdam I/BB, laksanakan deteksi dini dan cegah dini terhadap gangguan keamanan di daerah tanggung jawab dan mampu mengatasi gangguan serta memberikan bantuan secara cepat.

Selain pejabat Kodam I/BB, upacara pemberangkatan itu disampaikan Penerangan Korem 023/KS juga dihadiri Danrem 023/RW Kol Inf Donni Hutabarat, serta pejabat tinggi jajaran Korem 023/KS, dan pejabat bupati Padanglawas Utara (Paluta) Bachrum Harahap dan Kapolres Tapsel.(ph/ss-ts)

Lihat Juga

Tingkatkan Produksi Minyak, Pertamina Disarankan Fokus Kegiatan WOWS

JAKARTA | suarasumut.com  –  Menanggapi pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.