Beranda ›› Headline ›› Istri Buruh PTPN 3 Torgamba Ditemukan Tewas Tidak Wajar Disumur

Istri Buruh PTPN 3 Torgamba Ditemukan Tewas Tidak Wajar Disumur

Torgamba | suarasumut.com  –  Rosmaida Simaremare (52) ditemukan tewas secara tidak wajar didalam sumur yang terletak di komplek perumahan karyawan Afdeling 6 PTPN3 Kebun Torgamba. Dilokasi kejadian, korban memakai baju bintik-bintik dan rok putih dengan keadaan tangan terikat kebelakang, begitu juga dilehernya terikat tali nilon, Rabu (25/11), sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban merupakan istri buruh bernama Batu Asih Nainggolan (53) yang bekerja sebagai Karyawan di Afdeling 6 PTPN3 Kebun Torgamba. Saat korban ditemukan tewas, suaminya sedang bekerja di kebun. “Aku tidak tahu bagaimana semua ini bisa terjadi, sebab aku pergi kerja tidak ada masalah ama dia (Rosmaida red),” ujar suami korban bercampur sedih di RSUD Kotapinang.

Senada juga dikatakan saudara korban Joel Simamora (53) juga belum tahu pasti apa penyebab kematian Inang Baonya (Rosmaida red). “Sebab, kami dapat kabar bahwa beliau sudah ditemukan tewas. Apalagi jarak kami dengan mereka jauh ada sekitar 3 Km. Belum tahu kami apa penyebabnya, karena jarak kami jauh,”ucapnya.

Joel Simamora yang bekerja di PKS PTPN3 ini juga menambahkan, selama ini hubungan antara Batu Asih Nainggolan dengan Rosmaida Simare-mare baik-baik saja dan tidak pernah terdengar ada masalah. Sebelumnya, pihak keluarga hendak membawa korban kerumah duka setelah terlebih dahulu dibawa ke RSU PTPN 3 Torgamba.

Namun, karena kematian korban tidak wajar pihak kepolisian melarangnya, dan meminta jenajah korban harus dibawa ke RSUD Kotapinang dan selanjutnya dibawa ke RSU Djasmen Saragih Pematang Siantar untuk dilakukan autopsi.

Kapolsek Torgamba AKP Edward Tobing membenarkan adanya penemuan mayat didalam sumur dengan keadaan tangan diikat kebelakang dengan tali nilon, begitu juga dengan dilehernya terikat. Mayat tersebut pertama
kali ditemukan warga bernama Elina Tampubolon. “Benar ada temuan mayat dan saat ini sedang dilakukan penyelidikan dan penyidikan,”ucapnya via seluler.

AKP Edward Tobing menambahkan, karena kematian korban yang diduga bunuh diri tapi tidak wajar. Maka dilakukan penyelidikan dan penyidikan lanjutan dengan membawa korban ke RSU Dr Djasmen Saragih Pematang Siantar untuk dilakukan autopsi. Melihat kondisi mayat korban, diperkirakan mayat korban belum lama meninggal dunia dan baru sekitar 2 jam sebab keadaannya belum kaku.

Informasi dihimpun suarasumut.com setelah pulang autopsi nantinya jenazah korban akan dibawa ke Desa Sijukkit, Sidempuan untuk dikebumikan. Sebab, keluarga korban berada disana, begitu juga dengan keluarga suami korban. “Ibu korban berada di Sidempuan, keluarga suaminya juga disana. Karena mereka berdua sekampung,” ujar beberapa keluarga korban di RSUD Rantauparapat. (zr/ss/ls)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.