Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Inspektorat Provinsi Jambi Siap Awasi Dana Desa

Inspektorat Provinsi Jambi Siap Awasi Dana Desa

Jambi, suarasumut.com – Sesuai dengan Program Presiden RI Nawa Cita juga tertuang dalam Perpres No 2 Tahun 2015 tentang RPJMN, Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam butir ke-3 (Tiga) membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa pada NKRI.

Dalam pertemuan rapat kerja pengawasan daerah (Rakerwasda) dan seminar tentang Dana desa yang di buka langsung oleh Sekda Provinsi Jambi, Ridham Priskap, Deputi Kepala BPKP Bidang pengawasan penyelenggaraan keuangan daerah, Dadang Kurnia, Kepala Perwakilan BPKP Jambi, Bupati dan Walikota, Inspektorat se-Provinsi Jambi, Selasa(28/07) ruang pola Kantor Gubernur Jambi.

Hal ini dikatakan oleh Deputi Kepala BPKP bidang pengawasan penyelenggaraan keuangan daerah, Dadang Kurnia, bahwa Dana desa dari APBNP 2015 sudah cair sebesar Rp. 20.776 Trilyun berdasarkan dari UU No 3 Tahun 2015
terdiri dari 34 Provinsi, Kabupaten/Kota 514, Kecamatan 7.094, Desa 74.098, serta Tingkat Kelurahan 8.412. Berdasarkan luas 1.913 Km2, jumlah penduduk 254.826.034 jiwa seluruh Indonesia.

“Peranan BPKP diseluruh Indonesia berfungsi sebagai mengaudit, mereviu, dan monitoring mendorong ke akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa. Apalagi dana desa sudah digelontorkan oleh Presiden RI,”terangnya

Untuk Provinsi Jambi mempunyai 1.398 desa, kelurahan 163 , kecamatan 138 mempunyai luas wilayah 50.058,16 Km2, jumlah penduduk 3.406 jiwa.

“Dana desa yang diperoleh masing-masing Kabupaten Kota se-Provinsi Jambi berbeda besaran Rupiahnya dan sangat besar bukan dalam jutaan, melainkan milyaran,”ucapnya.

Kabupaten Batang Hari dengan Jumlah desa 109 mendapatkan dana desa Rp 30 T, Kabupaten Bungo, 141 desa, Rp. 38 T, Kabupaten Kerinci, 285 desa, Rp 74 T, Kabupaten Merangin, 205 desa, Rp 55 T, Kabupaten Muara Jambi, 150 desa, Rp 41 T, Kabupaten Sarolangun, 149 desa, Rp 41 T, Kabupaten Tanjab Barat, 114 desa, Rp 32 T, Kabupaten Tanjab Timur, 73 desa, Rp 21 T, Kabupaten Tebo, 107 desa, Rp 30 T, Kota Sei Penuh, 65 desa, Rp 18 T.

Dengan total yang di dapatkan dari 1.398 desa se-Provinsi Jambi mendapatkan Rp 381 T, dengan rata-rata dana desa per desa sebesar Rp 273 M.

Sedangkan menurut Kepala Inspektorat Provinsi Jambi, Hefni Zein, ini merupakan program dari Kepala Negara RI, Joko Widodo serta Jusuf Kalla dalam Nawa Cita.

“Masing-masing desa kalau di lihat masih sangat membutuhkan adanya sarana dan prasarana untuk kelancaran perekonomian desa masing-masing,”jelasnya.

Inspektorat Jambi, baik itu Kabupaten dan Kota Se-Provinsi Jambi siap untuk mengawasi akan pemakaian dana desa yang baik dan benar, kalau tidak masing-masing pejabat desa atau perangkat harus siap masuk penjara kalau menyalah gunakan akan dana desa.(ik/ss/jb)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.