Beranda ›› Headline ›› Gunakan Jasa “Preman”, Proyek Upt. Tarukim Provsu Di Labuhanbatu Salahi Aturan

Gunakan Jasa “Preman”, Proyek Upt. Tarukim Provsu Di Labuhanbatu Salahi Aturan

Bilah Hilir, suarasumut.com – Dinilai tak mau ambil pusing, pekerjaan proyek pembuatan Dreainase berbiaya Rp 629.657.00 bersumber dari APBD tingkat I Provinsi Sumut T.A 2014 sepanjang 400 meter yang berlokasi di simpang dusun bangun sari kelurahan Negeri baru Kecamatan Bilah Hilir Labuhanbatu menggunakan jasa preman untuk keamanan lapangan.

Hal ini terkuak saat realitas datang ke lokasi untuk melakukan cek finding proyek tersebut, pasalnya proyek pembuatan dreinase sepanjang 400 meter itu sudah dua bulan tak kunjung selesai dikerjakan, ditambah lagi dalam pekerjaannya asal jadi , terbukti sebagian yang telah selesai dikerjakan sudah runtuh lantaran campuran semen tak sesuai serta menggunakan material batu padas yang masih muda, selain itu pondasi nya juga tidak sesuai kedalamannya, dan tanpa menggunakan cerocok.

Akibatnya, dengan jumblah taksasi anggaran hingga setengah milyar rupiah lebih itu masyarakat tentunya tidak akan memperoleh kualitas serta mutu bangunan yang baik, hal ini tentunya bertolak belakang dengan maksud dan tujuan diadakannya proyek tersebut, belum lagi kerugian Pemerintah , sebab dengan pekerjaan seperti itu tentunya pihak rekanan yang tak jelas rimbanya itu ditaksir telah merugikan Negara/Daerah hingga ratusan juta rupiah.

Ironisnya, saat proyek ini dipertanyakan dengan salah satu staf di kantor Upt.Tarukim di Rantauprapat, malah berkilah kalau dirinya sama sekali tidak tahu menahu dengan adanya proyek tersebut.

“ Iya..saya tidak tahu kalau ada proyek pembuatan dreinase di Bilah Hilir tahun ini, “sebut Jamaluddin selaku KTU di Upt.Tarukim kepada realitas.

Sementara itu, sebagai pengawas dilapangan pihak Dinas Upt.Tarukim (Penataan ruang dan pemukiman) Provsu lebih mempercayakan dengan preman, yang dikabarkan baru keluar dari LP lantaran kasus .

“iya bang, untuk proyek ini saya yang dipercayakan untuk mengawasinya, itu pun lantaran saya disuruh oleh salah satu staf di Dinas tersebut, dan juga beliau adalah teman sekolah saya, karena sebelumnya dia tahu kalau saya telah bebas dari penjara,’sebut sang preman itu.(ta/ss/lb)

Lihat Juga

Banggar DPRD Dan TPAD Pemkab Labusel Bahas APBD 2020

LABUSEL | suarasumut.com  –  Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) bersama Tim Anggaran …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.