Beranda ›› Foto & Video ›› Gempatika Labusel Demo Kejaksaan Kotapinang, KPUD Dan DPRD

Gempatika Labusel Demo Kejaksaan Kotapinang, KPUD Dan DPRD

Kotapinang, suarasumut.com – Puluhan Mahasiswa dan masyarakat, mengatas namakan Gerakan Masyarakat Pemerhati Transparansi Publik (GEMPATIKA) Labuhanbatu Selatan berunjuk rasa di Kantor Cabang Kejaksaan Negeri kotapinang, KPUD dan Kantor DPRD, Selasa (21/10) terkait adanya dugaan beberapa anggota DPRD yang sudah dilantik menggunakan izajah palsu.

Dikantor Cabang Kejaksaan Kotapinang, pengunjuk rasa diterima Kacabjari Bambang serta didampingi Kapolsekta Kotapinang Kompol Mustafa Nasution mendengarkan orasi pengunjuk rasa yang disampaikan Andi sebagai Koordinator aksi, meminta pihak kejaksaan mengusut adanya dugaan beberapa anggota DPRD Labusel terkait menggunakan Izajah palsu. Diantaranya berinisial KH dan TAS.

Setelah pengunjuk rasa menyampaikan orasinya, kemudian pihak kejaksaan menjawab tuntutan pendemo dengan mengatakan bahwa adanya dugaan beberapa anggota DPRD terkait menggunakan izajah palsu belum ada kami terima laporan dari pihak kepolisian. “Sebab hal tersebut merupakan pidana umum,”ungkap Bambang.

Kemudian pihak pengunjuk rasa meminta pihak kepolisian agar menjelaskan tentang izajah palsu tersebut. Kebetulan Kapolsekta Kotapinang ada pada saat itu, kemudian Kapolsek menjelaskan kepada pendemo bahwa Jamie juga Belinda ada mention laporan terkait adanya dugaan izajah palsu yang gunakan anggota DPRD. Mustafa menambahkan, kami coba koordinasi pada pihak poldasu apakah memang ada laporan pengaduan terkait hal tersebut,ungkapnya.

Setelah mendengar jawaban pihak Kejaksaan dan kepolisian akhirnya pengunjuk rasa bergerak ke Kantor KPUD, dan berorasi di depan Kantor KPUD, tidak berapa lama kemudian Ketua KPUD, Imran Husaini meminta kepada pendemo masuk keruangan. Selanjutnya menjawab pertanyaan yang sama tentang izajah palsu yang digunakan anggota DPRD.

Imran menjawab bahwa KPUD tidak bisa sebagai penyidik, kami hanya bisa menunggu keputusan pengadilan jika memang anggota DPRD dinyatakan bersalah. “KPUD akan menindak dan memberikan sanksi kepada anggota DPRD tersebut,”kata Imran.

Setelah mendengar jawaban Ketua KPUD, pengunjuk rasa merasa kurang puas dengan jawaban Imran, kemudian pengunjuk rasa keluar dari ruangan dan melanjutkan unjuk rasa ke Kantor DPRD Labusel.

Dikantor DPRD sempat terjadi aksi saling dorong antara pengunjuk rasa yang memaksa masuk kedalam kantor DPRD, namun dihadang satpol PP yang menjaga pagar betis didepan pintu masuk, namun akhirnya pihak kepolisian mengantisipasi takut terjadi hal yang tidak dinginkan mencoba bernegoisasi dengan pengunjuk rasa dan pihak anggota DPRD untuk mengadakan pertemuan di Kantor DPRD, kemudian pihak DPRD mempersilahkan seluruh pengunjuk rasa masuk kedalam ruangan pertemuan DPRD.

Didalam ruangan pengunjuk rasa disambut beberapa anggota DPRD yakni Husni Rizal (fraksi PDIP ), Tulusma, Romadon Nasution dari (golkar ), Lahmuddin (Fraksi Gabungan ), Hary Mariono (Fraksi Gerindra ), hadir juga Kapolsekta Kotapinang Kompol Mustafa.
Dalam pertemuan Korlap dari pengunjuk rasa meminta kepada DPRD agar membentuk Tim Pansus tentang adanya dugaan terkait beberapa anggota DPRD menggunakan izajah palsu. Sementara Husni rizal menjawab pertanyaan yang dilontarkan pengunjuk rasa kami akan menelusuri laporan pengunjuk rasa dan akan menindak lanjutinya dan akan berkoordinasi dengan KPUD dan pihak kepolisian tentang adanya temuan dari pengunjuk rasa dan akan melaporkan hasilnya kepada pengunjuk rasa.

“Karena DPRD hanya sebagai wadah menampug aspirasi masyarakat bukan sebagai eksekutor, namun DPRD akan siap membantu apa yang saat ini menjadi tuntutan pengunjuk rasa,”jelas Husni.

Setelah satu jam lamanya mengadakan pertemuan akhirnya pengunjuk rasa menyampaikan akan menunggu hasil koordinasi DPRD dengan KPU dan Kepolisian, kemudian pengunjuk rasa membubarkan diri.(zr/ss/ls )

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.