Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Gas Elpiji 3 Kg Langka Di Dairi, Para Ibu Rumah Tangga Mengeluh

Gas Elpiji 3 Kg Langka Di Dairi, Para Ibu Rumah Tangga Mengeluh

Dairi, suarasumut.com – Diduga akibat adanya migrasi penggunaan tabung gas elpiji 12 kg ke gas elpiji 3 kg, terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg di Kabupaten Dairi. Kelangkaan ini membuat warga pengguna gas elpiji 3 kg kesulitan dalam mendapatkan gas.
Salah satu pengecer elpiji, Lasmi Febi mengatakan kelangkaan elpiji 3 kg mulai terjadi dua hari terakhir. Sedangkan harganya naik dari Rp 15.000 menjadi Rp 19.000 per tabung. “Sudah dua hari ini pasokan elpiji 3 kg kosong,” katanya, Rabu (08/10).

Ny Simaibang (44) salah seorang ibu rumah tangga warga Jalan SM Raja Tiga Baru, Pegagan Hilir mengungkapkan, mengaku sejak dua hari ini kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg. “Saya sudah mencarinya kemana-mana, tapi tidak juga mendapatkannya,” ungkapnya, Rabu (8/10).

Hal ini tentu saja sangat memprihatinkannya. “Kalau hari ini tidak juga mendapatkannya, saya terpaksa harus kembali menggunakan kayu bakar untuk memasak,” jelasnya.

Keluhan yang sama juga diungkapkan Ny Rohani(36)warga Parratusan,Pegagan Julu III ,Sumbul. Dia juga sudah berkeliling-keliling untuk mendapatkan gas elpiji 3 kilogram. Namun beruntung saja akhirnya dapat juga di sebuah warung di sekitar jalan SM Raja bawah

Dia merasakan gas elpiji 3 kg memang susah sekali mendapatkannya. Susahnya mendapatkan gas elpiji ini tidak hanya dialami dirinya, tapi tetangga-tetangga yang lain juga mengeluh kesulitan mendapatkannya.
Sementara direktur PT.Kayla Nino Gasindo,Jhon Manik salah satu Distributor Gas Epiji 3 Kg mengatakan kelangkaan pasokan gas elpiji 3 kg juga akibat banyaknya warung makanan yang selama ini menggunakan gas elpiji 12 kg beralih ke gas elpiji tabung 3 kg.

“Atau mungkin saja ada pihak-pihak yang mencoba minumbun gas 3 kg. lucu juga, ada rumah tangga yang beli langsung gas 3 kg langsung ke agen tapi bawa 5 sampai 10 tabung sekaligus,” katanya.
Sementara itu gas elpiji stok 12 kg, justru tidak terserap konsumen dan banyak ditemukan di agen-agen.
Sejak harga gas elpiji tabung 12 kg naik dari Rp 95.000 per tabung jadi Rp 113.000 per tabung, kata Jhon , permintaan gas elpiji tabung 12 kg terus berkurang.
Jhon memperkirakan menurunnya daya serap pasar gas tabung 12 kg akibat terjadi kenaikan harga yang memicu konsumen beralih ke gas elpiji 3 kg.(vd/ss/dr)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.