Beranda ›› Headline ›› Gaji Pegawai Tak dibayar, Direktur PDAM Labuhanbatu Diganti Bupati

Gaji Pegawai Tak dibayar, Direktur PDAM Labuhanbatu Diganti Bupati

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Hasbullah Manurung Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bina (PDAM) Rantauprapat yang baru menjabat sejak Januari 2015 yang lalu, mendadak diganti dari jabatannya oleh Bupati, Rabu (27/5) kemarin.

Pencopotan orang nomor satu di perusahaan air minum itu, lantaran tidak mampu membayar gaji pegawai selama tiga bulan. Selain itu, aliran listrik untuk mengoperasikan mesin air diputus oleh PLN karena tertunggak membayar hingga Rp.300 jutaan.

“Ya, semalam Bupati mengganti Dirut PDAM Tirta Bina Rantauprapat Hasbullah. Nah, saat ini PLH Dirut PDAM adalah Suriya Edi Hasibuan yang merupakan salah satu anggota Badan Pengawas Pemkab Labuhanbatu,”kata Humas Pemkab Labuhanbatu Sugeng, Kamis (2/8) pada Wartawan.

Alasan pergantian Dirut PDAM kata Sugeng, berdasarkan hasil evaluasi badan pengawas yang di Ketuai oleh Sekdakab Labuhanbatu, Asisten II, Perekonomian dan jajarannya. Dimana dalam evaluasi tersebut Dirut PDAM Rantauprapat Hasbullah dinilai tidak mampu menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

“Belanja pegawai tiga bulan belum dibayarkan. Listrik untuk mesin air diputus oleh PLN karena tertunggak sekitar Rp.300 jutaan. nah, atas dasar itu lah diganti,” terangnya.

Saat disinggung apakah hal tersebut ada unsur sengaja dilakukan, Sugeng enggan berkomentar. Namun Sugeng meminta wartawan agar mempertanyakan hal itu kebagian Inspektorat. “Untuk hal itu, tanya kebagian Inspektorat. Karena tim audit ada di bagian Inspektorat,”jawabnya.

Sayangnya, Kepala Inspektorat Mufli tidak berhasil dikonfirmasi terkait hasil audit di PDAM Rantauprapat. Namun salah satu pegawai di kantor tersebut menjelaskan bahwa hasil audit di kantor PDAM Rantauprapat belum keluar.

“Bapak lagi keluar bang. Kalau hasil audit itu belum keluar, kalaupun sudah keluar, maka hasil audit itu langsung diserahkan ke Bupati,”ucap salah seorang pegawai di kantor tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Pembaharuan DPRD Labuhanbatu Ilham Pohan menilai pergantian Dirut PDAM Rantauprapat merupakan wewenang dari Bupati Labuhanbatu. Namun, Ilham berharap agar Pemkab Labuhanbatu dapat mempercepat pengajuan Ranperda yang diusulkan oleh Dirut PDAM yang lama.

“Bupati mungkin memiliki penilaian sehingga melakukan pergantian. Karena hal itu adalah wewenangnya. Nah, PDAM saat ini butuh pihak ketiga atau investor. Setahu saya, Dirut PDAM yang lama telah mengajukan Ranperda. Jadi saya meminta kepada Pemkab Labuhanbatu agar mempercepat Ranperda itu. Selain itu, saya juga meminta kepada warga yang menunggak rekening air agar membayar tunggakannya,”pungkasnya.(ab/ss/rp)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.