Beranda ›› Foto & Video ›› DPRD Minta Pelantikan Kades Di Gunungsitoli Ditunda
foto : Ketua DPRD Kota Gunungsitoli
foto : Ketua DPRD Kota Gunungsitoli

DPRD Minta Pelantikan Kades Di Gunungsitoli Ditunda

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Pelantikan Kepala Desa Dahana Tqbaloho, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara diminta untuk ditunda.

Penundaan diminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Gunungsitoli melalui surat yang dilayangkan kepada Wali Kota Gunungsitoli Ir.Lakhomizaro Zebua pada tanggal 27 Desember 2018.

Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Herman Jaya Harefa yang ditemui, Jum,at (28/7) membenarkan jika DPRD ada melayangkan surat penundaan pelantikan kepala desa Dahana Tabaloho kepada Wali Kota Gunungsitoli kemarin.

Alasan penundaan karena ada laporan masyarakat dan DPRD Kota Gunungsitoli akan melakukan rapat dengar pendapat (RDP) terkait permasalahan pemilihan kepala desa Dahana Tabaloho awal Januari 2019.

Dalam laporan masyarakat yang diterima DPRD, masyarakat desa Dahana Tabaloho
melaporkan sejumlah masalah yang terjadi pada pelaksanaan tahapan Pilkades yang dilakukan oleh panitia pilkades.

Dimana panitia pemilihan tidak memberikan informasi kepada masing masing calon kepala desa untuk menghadirkan saksi masing masing calon.

Panitia pemilihan tidak menghitung surat suara terlebih dahulu, sehingga terjadinya perbedaan jumlah surat suara sah dengan jumlah pemilih yang menyampaiakan surat panggilannya kepada panitia sebelum pencoblosan.

Sebelum perhitungan suara dimulai panitia pemilihan tidak menghitung dan mencatat jumlah pemilih yang memberikan suara berdasarkan salinan daftar pemilih tetap untuk TPS.

Sehingga ada perbedaan jumlah surat suara, dan menyebabkan terjadinya perhitungan surat suara ulang.

“Jika terjadi perbedaan jumlah surat suara sah dengan jumlah pemilih yang menyampaikan surat panggilannya kepada panitia pemilihan, seharusnya panitia pemilihan berpedoman Perwal nomor 56 Tahun 2018 tentang pedoman Teknis Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa,” ucap Herman.

Pada perhitungan awal dimenangkan oleh Elifatibani Harefa dengan jumlah suara 259, sedangkan kedua atas nama Elpiter Harefa dengan jumlah suara 258.

Namun dengan adanya perhitungan suara ulang, ada oknum tertentu merusak surat suara sah menjadi surat suara batal/tidak sah.

Bahkan ada dua oknum yang bukan panitia pilkades memasuki TPS dan turut serta menghitung ulang surat suara.

Sehingga masyarakat menduga ada kecurangan terstruktur dan terencana dengan adanya surat suara batal sebanyak satu lembar.

Padahal pada perhitungan putaran pertama tidak adaa surat suara batal, dan panitia pemilihan dianggap terbukti mengabaikan dan sengaja melanggar Peraturan Wali Kota nomor 56 Tahun 2018 tentang pedoman teknis.

” Pada perwal tidak diatur tentang tahapan/proses pengulangan atau rekap ulang, sehingga berita acara nomor 141/40/BPD-DHN/2018 tentang penyampaian hasil pemungutan suara pada pemilihan Kepala Desa Dahana Tabaloho Kecamatan Gunungsitoli dinilai cacat hukum dan melanggar peraturan yang berlaku,” jelasnya.

Dari surat yang disampaikan kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan (PMD/K) kepada camat tanggal 27 Desember 2017, diketahui jika pelantikan kepala desa dilaksanakan tanggal 31 Desember 2018.(al/ss-gs)

 

Lihat Juga

PTPN 3 Sei Meranti Galang Donor Darah

Labusel | suarasumut.com   –  Perkebunan PTPN 3 Kebun Sei Meranti bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.