Beranda ›› Hukum & Kriminal ›› DPP LSM ARI Tuding PT.CLJ Pasok Gas Elpiji Subsidi Ke Pangkalan Gelap

DPP LSM ARI Tuding PT.CLJ Pasok Gas Elpiji Subsidi Ke Pangkalan Gelap

Labusel, suarasumut.com – Sejumlah Pangkalan Gas Elpiji bersubsidi di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Selatan diragukan keabsahanya. Hal ini terbukti banyaknya pengurangan jatah pasokan Gas Elpiji disetiap pangkalan yang telah memiliki legalitas, seperti izin Siup dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Ijin HO dari Dinas Perizinan terpadu pemerintah daerah Labusel.

Gas Elpiji bersubsidi yang dicurigai mendapat pasokan dari Agen PT. Cahaya Labuhan Jaya yang beralamat di Blok Songo Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan, kian  menjamur, munculnya pangkalan di mana-mana, diduga pangkalan siluman. Hal ini sudah lama mendapat perhatian khusus dari kalangan awak media dan LSM.

Ironisnya sesuai informasi dihimpun suarasumut.com di lapangan baru-baru ini, munculnya pangkalan-pangkalan baru seharusnya bisa membantu masyarakat, kenyataannya malah sebaliknya.

Ironisnya semakin banyak pangkalan siluman, semakin tinggi pula harga penjualan Gas Elpiji 3 kg di pasaran dan masyarakat malah kesulitan mendapat Gas Elpiji, warga harus merogoh kocek Rp20 rb/tabung sampai Rp. 30rb/tabung.

Anehnya, semakin banyak beredar Gas Elpiji bersubsidi masyarakat seharusnya terbantu, namun realisasi dilapangan saat ini tidak seperti yang di harapkan. Terkesan situasi seperti ini malah dimanfaatkan oleh sejumlah golongan atau para oknum-oknum yang mempunyai kepentingan pribadi atau golongan untuk mengambil kesempatan meraup untung yang sebesar-besarnya tanpa memikirkian efek social masyarakat.

PT. Cahaya Labuhan Jaya agen tunggal Gas Elpiji bersubsidi yang ada di Blok Songo Simpang IV Desa Sisumut Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan sebagai pemasok Gas Elpiji bersubsidi kepada setiap pangkalan dari Pertamina yang ada di seluruh Kabupaten Labuhanbatu Selatan diduga kuat ada keganjilan dan kecurangan dalam membagi pasokan kepada setiap pangkalan. Pasalnya banyak pangkalan yang telah dikurangi jatahnya dengan alasan yang tidak masuk di akal.

Aliang sebagai pemilik sekaligus Manager PT Cahaya Labuhan Jaya diduga telah melahirkan pangkalan-pangkalan yang legalitasnya tidak jelas. Disetiap kecamatan, seperti pangkalan milik H.Sayrifudin terindikasi memiliki 5 pangkalan Gas Elpiji dengan nama yang berbeda, seperti di Desa Sei Meranti Kecamatan Torgamba Pangkalan. Pangkalan di Dusun Sumberjo Desa Asam Jawa atas nama Lely anaknya,dan yang lainnya.

Hal ini di benarkan dan diakui sejumlah masyarakat setempat bahwa mereka membeli dari pangkalan P,A harganya Rp 20,000 s/d 25000 padahal menurut penga kuan P,A pangkalan bukan atas nama dia tetapi atas nama familinya Ranaldo yang bekerja di SPBU Pinang Awan sebagai mandor.

Ketua DPP LSM Aspirasi Rakyat Indonesia Labuhanbatu Selatan, Samsuten Ritonga menilai pihak Pemerintah Daerah Kab.Labuhanbatu Selatan dalam hal ini Kabag Perekonomian Assten 1 dan kadis perindustrian dan Perdagangan diduga mati suri dalam menjalankan tufoksinya terkait penyaluran Gas Elipiji disetiap pangkalan. Diduga sejumlah pangkalan yang mendapat pasokan dari PT Cahaya Labuhan Jaya belum mengantongi ijin alias pangkalan siluman. kelola oleh Samsuten Ritonga,SH juga menyikapi permasalahan ini mengatakan akan melakukan aksi dan menyurati pihak Pertamina dan instansi terkait. Apabila masih ada di temukan di lapangan tentang pelanggaran-pelanggaran Undang-Undang Migas No 22 tahun 2007 dalam waktu dekat ini.

Menurutnya persoalan ini jelas menimbulkan kerugian kepada pihak Pemerintah dan masyarakat. “Maka dari itu saya selaku Ketua DPP LSM Aspirasi Rakyat Indonesia menghimbau meminta kepada dengan tegas kepada Pertamina melakukan tindakan tegas kepada PT.Cahaya Labuhan Jaya selaku agen tunggal,”jelasnya.(wd/ss/ls)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.