Beranda ›› Headline ›› DPC HNSI Labuhanbatu : Tenggelamnya KM Nelayan Di Panai Hilir Tanggung Jawab Syahbandar

DPC HNSI Labuhanbatu : Tenggelamnya KM Nelayan Di Panai Hilir Tanggung Jawab Syahbandar

Panai Hilir, suarasumut.com – Pencarian ke enam korban kapal motor tenggelam di perairan sei nibung kecamatan Panai Hilir berhasil menemukan lima jenazah lagi.

Ke lima jenazah korban tersebut yakni, Afni(17),Tiara(10),Husin(6),Feri andika(6),Fira (3), yang berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan TNI , Polri serta masyarakat setempat dengan menggunakan perahu dan spead boat.

Satu korban lagi yakni Zainul Akbar (11), masih dalam pencarian Tim SAR yang dibantu masyarakat, sementara ke lima jenazah korban usai divisum pihak Puskesmas Kelurahan Sei Berombang langsung diantar kerumahnya masing-masing guna di makamkan oleh pihak keluarga.

Hingga saat ini Tim Basarnas yang dikoordinir Zul Indra masih terus menelusuri lokasi kejadian, guna mencari jenazah Akbar, dan cuaca pun agaknya mendukung Tim SAR dalam pencarian tersebut.

“Kita akan terus menyisir perairan ini guna mencari satu korban lagi, hingga saat ini kendala yang dihadapi ialah angin yang terlalu kencang serta ombak yang tidak menentu,”ungkap Zul Indra yang juga Kepala Pos Air Tanjung Balai itu.

Sementara itu Kasat Pol Air Panai Hilir Akp.D.Panjaitan,SH kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya terkait hal ini mengatakan belum dapat memberikan penjelasan secara rinci, dan meminta kepada sejumblah awak media agar meminta penjelasan kepada Kapolres Labuhanbatu.

“Kita telah berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian korban,namun untuk keterangan selanjutnya silakan saja tanya langsung ke Kapolres,”pinta Kasat Pol Air Panai Hilir.

Lain halnya yang disampaikan oleh Wakil ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Labuhanbatu Manaf Lubis, menyampaikan kalau tragedi tenggelamnya KM nelayan ini seharusnya menjadi tanggung jawab pihak Syahbandar.

“Tenggelamnya kapal motor ini seharusnya menjadi tanggung jawab pihak syahbandar, sebab banyaknya tiang-tiang tangkul disepanjang perairan ini adalah menjadi kewenangan pihak syahbandar, namun selama ini pihak syahbandar hanya bisa tutup mata,”pungkasnya.(ta/as/ph)

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.