Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Ditikam Diatas Kapal, 10 Penumpang KMP Belanak Kritis

Ditikam Diatas Kapal, 10 Penumpang KMP Belanak Kritis

Gunungsitoli | suarasumut.com — Karena ditikam Talimbowo Laia alias Ama Roba warga Desa Sonogeu, Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan, sebanyak 10 orang penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Belanak dilarikan di Rumah sakit Gunungsitoli, Jum’at (11/3).

Para korban ditikam pelaku tanpa sebab diatas KMP Belanak saat hendak merapat di Pelabuhan Laut Gunungsitoli, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli.

Salah satu korban yang ditemui wartawan di RSU Gunungsitoli mengaku tidak tahu mengapa pelaku menikam sejumlah penumpang kapal. Menurut Samaeli Laia yang mengalami luka tusuk dipunggung, sebelum kejadian pelaku masih berbincang bincang dengan korban lainnya.

Ketika dia berkemas bersama dua anaknya karena kapal mau sampai, pelaku ribut, sehingga dia berusaha menyelamatkan anaknya karena menyangka ada perkelahian. Tetapi, dia yang berada tidak jauh dari lokasi pelaku malah ditikam oleh pelaku dengan pisau.

Pelaku kemudian diamankan seorang pria bersama beberapa penumpang lainnya, karena pelaku sepertinya juga menikam penumpang lainnya.

“Kalau dia tidak cepat ditangkap pak, mungkin masih banyak penumpang lainnya yang dia tikam. Saya tidak kenal pelaku, tetapi sejak kapal berangkat dari Sibolga, pelaku biasa biasa saja dan kerab berbincang bincang dengan penumpang lainnya,”ungkap Samaeli.

Rohul Laia yang ditemui ditempat yang sama juga mengungkapkan hal yang sama, dimana menurut Rohul, dia ditikam pelaku ketika keluar dari kamar mandi pukul 4.30 wib dinihari. Akibat perbuatan pelaku, dia mengalami luka tusuk dipelipis mata sebelah kiri.

Sesuai data yang dihimpun di RSU Gunungsitoli, korban penikaman diatas kapal berjumlah 10 orang. Kesepuluh korban adalah Rahmiati Panggabean alias Oma (62) warga Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Desiana Sembiring alias Mama Icha (33) warga Desa Dahana, Kota Gunungsitoli, Syukur Ziliwu alias Syukur (19) warga Desa Afia, Kota Gunungsitoli, Alibudi Hia alias Ama Alfa (43) ABK KMP.Belanak warga Desa Mudik, Kota Gunungsitoli.

Rohul Jaya Syahputra Riau Laia (12) warga Desa Hilimagiao, kecamatan Aramo, kabupaten Nias Selatan, Sama’eli Laia (29) warga Kecamatan Aramo, kabupaten Nias Selatan, Gusman Yarman Waruwu alias Ama Fenu (27) warga Desa Sisarahili Ma’u, Kecamatan Ma’u, Kabupaten Nias.

Hezisokhi Zalukhu alias Ama Ane warga Desa Mazingo, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Agus (38) warga Teluk dalam, Kabupaten Nias Selatan dan Fatizisokhi Bu’ulolo (35) warga Desa Orahili Eho, Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan.

Sesuai pantauan di RSU Gunungsitoli, Polisi terlihat berjaga jaga di ruang IGD, dan pelaku juga ikut mendapat perawatan akibat diamuk massa. Salah satu dokter yang ditemui wartawan di IGD mengaku belum bisa memberi keterangan, dan para korban masih dalam penanganan.

Namun, dari hasil pemeriksaan sementara, tiga korban mengalami luka serius akibat luka tusuk dibagian ulu hati, dan harus mendapat penanganan insentif.(sw/ss-gs)

Lihat Juga

Bupati Nias Ajak Gelar Turnamen Volly Bina Atlet Nias

Nias | suarasumut.com –  Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli,MM mengajak semua pihak untuk menggelar turnamen …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.