Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Direktur CV.Karya Sendoro Minta Panitia Tender Jadi Saksi

Direktur CV.Karya Sendoro Minta Panitia Tender Jadi Saksi

Gunungsitoli, suarasumut.com — Direktur CV.Karya Sendoro, Sonitehe Telaumbanua, SH, meminta Majelis Hakim untuk menghadirkan panitia tender proyek pengadaan Alat Kesehatan di Rumah Sakit Umum Gunungsitoli tahun anggaran 2012 dihadirkan sebagai saksi pada persidangan.

Kesaksian panitia dianggap penting, karena dalam gugatannya terhadap Bupati Nias dan direktur RSU Gunungsitoli, ada intervensi dan dapat menjadi hal yang melawan hukum, karena ada surat pernyataan yang menyatakan bahwa Bupati Nias mengarahkan spesifikasi.

Permintaan tersebut diajukan direktur CV.Karya Sendoro usai pihak tergugat Bupati Nias dan direktur RSU Gunungsitoli yang diwakili kuasa hukumnya Agusmar Zalukhu, SH menyerahkan bukti di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Rabu (29/7).

Menanggapi permintaan Direktur CV.Karya Sendoro, Ketua Majelis Hakim Khamozaro Waruwu, SH, MH mengatakan akan mempertimbangkan hal tersebut, dan meminta penggugat untuk mengajukan atau menghadirkan saksi lainnya selain panitia tender.

Kedua Pihak Diminta Damai

Ketua Majelis Hakim berharap, gugatan CV.Karya Sendoro terhadap Bupati Nias direktur RSU Gunungsitoli dapat diselesaikan dengan jalan damai, sebab dari bukti yang diajukan penggugat sebelumnya, diketahui jika pihak yang mengajukan keberatan atas pemenangan penggugat pada tender Alkes di RSU Gunungsitoli tahun 2012 telah masuk bui.

Menurut Ketua Majelis, dalam menangani kasus gugatan terhadap Bupati Nias, Majelis Hakim akan objektif dalam menangani perkara dan tidak melihat siapa yang berperkara, karena Majelis Hakim berpihak kepada keadilan dan kebenaran. Majelis Hakim kemudian menutup sidang dan sidang dilanjutkan minggu depan, dengan agenda pemeriksaan saksi, serta penerimaan tambahan bukti yang diajukan tergugat.

Bukti yang Diajukan Tergugat Malah Membantu Penggugat

Usai sidang, Sonitehe Telaumbanua, SH yang ditemui wartawan menjelaskan, dari 9 item bukti yang diajukan Bupati Nias kepada Majelis Hakim, tidak ada satupun bukti yang menunjukkan pelanggaran yang telah dilakukan panitia pengadaan RSU Gunungsitoli. Hal tersbeut juga serupa pada 3 item bukti yang diserahkan direktur RSU Gunungsitoli kepada Majelis hakim pada sidang.

Kepada wartawan, Sonitehe menegaskan, justru bukti yang diserahkan Bupati Nias dan direktur RSU Gunungsitoli mengungkap kesalahan Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli sesuai yang telah dia buktikan sebelumnya pada sidang.

“Saya sangat bersyukur, di Pulau Nias ada pejabat yang justru membuktikan dirinya salah di pengadilan,” beber Sonitehe.

Kuasa Hukum Bupati Nias yang ditemui wartawan di tempat yang sama mengatakan, bukti yang mereka berikan tidak mengacu untuk membenarkan penggugat, namun untuk membuat masalah tersebut menjadi terang dan Majelis hakim bisa objektif dalam menyidangkannya.

Bukti yang diserahkan kuasa hukum Bupati Nias kepada Majelis hakim sesuai daftar yang diberikan CV.Sendoro adalah fotocopy dari asli pasal 81 dan pasal 82 peraturan presiden republik Indonesia nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa, pasal 81 dan pasal 82 pepres RI nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Pepres nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah.

Surat dari Drs.Fadli nasution (direktur PT.Winatindo Bratasena) nomor : 57/WB/XI/2012 tanggal 26 November 2012 perihal sanggahan banding, Surat Bupati Nias nomor : 640/1510/Adm.Pemb.tanggal 18 Desember 2012 perihal jawaban sanggahan banding kepada Drs.Fadli nasution (direktur PT.Winatindo Bratasena).

Surat Bupati Nias nomor: 640/1512/Adm.Pemb tanggal 18 Desember 2012 perihal sanggahan banding kepada panitia pengadaan/jasa pada RSUD Gunungsitoli, Kabupaten Nias tahun anggaran 2012, Keputusan Bupati Nias nomor:050/48/K/2012 tentang penetapan pejabat pengguna anggaran/pengguna barang dan pelimpahan sebagaian kewenangan pengelolaan anggaran/barang pada masing masing SKPD Kabupaten Nias dalam rangka pelaksanaan APBD Kabupaten Nias tahun anggaran 2012.

Garansi Bank Umum untuk jaminan sanggahan banding nomor 7/CU-Kr/GBSB/2012 dari PT.Bank SUMUT, fotocopy point 32 sanggahan dan 33 sanggahan banding dan huruf q jaminan sanggahan banding pada dokumen pengadaan barang/jasa nomor 05/PBJ-Alkes/RSUD-GS/X/2012 tanggal 29 Oktober 2012 untuk pengadaan Alkes dan Kedokteran.

Yang terakhir adalah fotocopy berita acara penjelasan pengadaan Alkes dan kedokteran nomor 09/PBJ-Alkes/RSUD-GS/XI/2012 tanggal 2 November 2012. (ih/ss/gs)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.