Beranda ›› Headline ›› Diduga Ugal-ugalan, Bus Rombongan Tigor-Erik Terjungkal Ke Bahu Jalan Dan Guling 3 Kali

Diduga Ugal-ugalan, Bus Rombongan Tigor-Erik Terjungkal Ke Bahu Jalan Dan Guling 3 Kali

Rantauprapat, suarasumut.com  – Diduga akibat ugal-ugalan, kendaraan bus pengangkut rombongan simpatisan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu mengalami kecelakaan lalu lintas. Insiden itu terjadi di jalan lintas sumatera (Jalinsum) Perkebunan Rambung PTP3 Desa N-Empat, Aek Nabara sekira pukul jam 11.30, Minggu (25/10).

Informasi yang dihimpun suarasumut.com, Minggu (25/10), mobilisasi masa 80 orang bertujuan menghadiri sosialisasi Paslon Tigor-Erik. Menurut saksi mata, bus Bilah Pane Sejati bernomor polisi (nopol) BK 7125 LY bernomor pintu 378 bermuatan 40 orang penumpang terlihat ugal-ugalan untuk menyalip rombongan bus didepannya

Tak pelak, bus berisi sekira 40 orang pendukung Paslon Tigor-Erik terjungkal ke beram saat supir bus kehilangan kendali, sehingga terguling sebanyak tiga kali. Akibatnya, roda bus berada di atas dan salah satu roda depan terlepas. Akibat lakalantas tersebut, belasan orang mengalami luka-luka dan terpaksa dievakuasi ke RSUD Rantauprapat.

Dahrozi, warga Ajamu yang ikut dalam rombongan menuturkan, sejak dari Ajamu, Panai Tengah, rombongan berangkat dengan mengunakan dua bus. Diperkirakan total warga yang “dimobilisasi” sekitar 80 orang.Sebelum kejadian dirinya sudah mendapat perasaan yang tidak enak. “Sebelum kejadian saya sudah mendapat perasaan yang tidak enak, saat masuk daerah N-Empat di Aek Nabara,. Pandangan serasa kosong semua,” ujarnya yang mengalami luka robek di kepala bagian kiri.

Merasa ilusi, dia memilih menidurkan tubuhnya hingga tak lama kemudian kejadian terjadi diluar kesadarannya. “Lalu saya tidak ingat lagi kejadiannya. Ketika sadar sudah berlumur darah,” katanya.

Hal berbeda dengan Rudi yang juga korban dalam kecelakaan itu mengaku tidak menyangka jika mereka bakal mengalami naas ketika ingin menghadiri acara Paslon Tigor-Erik. “Ini diluar dugaan,” jelasnya yang mengalami luka-luka lecet di bagian kepala.

Katanya, mereka berangkat sekitar jam 10.00 WIB. Tapi, tak jadi menghadiri acara karena harus menjalani perawatan medis karena mengalami luka di sekujur tubuhnya. Dia juga mengaku bingung, karena untuk mendapatkan pelayanan medis perawatan opname tak dapat diharapkan. Sebab, seluruh ruangan sudah penuh. Alhasil, sejumlah pasien yang merupakan korban lakalantas itu terpaksa bertahan di UGD RS milik Pemkab Labuhanbatu.

Kasat Lantas Polres Labuhanbatu, AKP Baginda Sitohang ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Pihak kepolisian menduga, insiden itu disebabkan supir yang teledor dalam mengemudi sehingga menyebabkan terjadinya lakalantas dan menimbulkan korban. “Korban Luka-luka saja. Tidak ada yang kritis. Sebanyak 15 orang,” ujarnya.

Pihak polisi saat ini memburu supir yang melarikan. “Akibat kecelakaan sendiri karena supir bus Bilah Pane kurang hati-hati. Penyebab dalam lidik,” ujarnya yang mengaku sedang mengikuti ibadah minggu.

Berdasarkan data terhimpun, sebanyak 12 orang korban lakalantas Paslon Tigor-Erik diperoleh nama-nama korban yang dirangkum dari RSUD Rantauprapat sebagai berikut:

1. Dahrozi, 40, warga Tanjung Sarang Elang

2. Rudi, 24, warga Teluk Sentosa

3. Ridwan Hasibuan, 49, warga Ajamu

4. Juria, 26, warga Pasar Baru

5. Untung Budiarto, 45

6. Herman, 72, warga Teluk Sentosa

7. M Syafii Ray, 38, pekerjaan PNS, warga Tanjung Sarang Elang

8. Rusli, 39, warga Selat Kecil

9. Eli Agustina, 41, warga Ajamu

10. Indra Syahputra, 30, warga Teluk Sentosa

11. Juanda Syahputra, 30, warga Tanjung Sarang Elang

12. Eli Yustina, 45, warga Tanjung Sarang Elang.(ls/ss/lb)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.