Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Dibangun Pakai APBD, Panggung Di Lokasi Eks TPI Bukan Aset Daerah

Dibangun Pakai APBD, Panggung Di Lokasi Eks TPI Bukan Aset Daerah

Gunungsitoli | suarasumut.com — Walau dibangun dari dana APBD Kota Gunungsitoli tahun anggaran 2014, panggung yang dibongkar tanpa berita acara oleh PT.Harimao Iraono Huna atas nama Direktur Utama Denisman Bu’ulolo belum tercatat sebagai aset daerah.

Panggung yang terletak dilokasi eks TPI Gunungsitoli, Jalan Lagundri, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, dibangun dari dana APBD T.A 2014 dengan biaya kurang lebih Rp 80 juta, dan hanya tercatat sebagai inventaris Sekretariat Daerah Kota Gunungsitoli.

Hal tersebut diterangkan Kepala Bagian Pembangunan Kota Gunungsitoli Karmin Sinaga didampingi Kabag Humas Kota Gunungsitoli Jasniati, ketika ditemui di kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Rabu (13/7).

“Betul, panggung yang ada dilokasi eks TPI Gunungsitoli dibangun dari dana APBD Kota Gunungsitoli tahun anggaran 2014. Tidak benar biayanya Rp 150 juta atau Rp 25 juta. Kalau tidak salah, panggung tersebut dibangun secara swakelola dengan dana kurang lebih Rp 80 juta,”terang Karmin Sinaga.

Karmin Sinaga juga mengatakan, untuk pembongkaran panggung seharusnya ada berita acara, dan bisa dibuat setelah selesai pembongkaran. “Kemarin kita sudah dihubungi Kadis Tarukim meminta agar panggung tersebut dibongkar, dan kita sarankan agar melayangkan surat permintaan pembongkaran kepada Sekretaris Daerah tembusan Wali Kota Gunungsitoli dan dibuat berita acara pembongkaran. Tetapi kita tidak tahu apakah sudah dilakukan, dan persetujuan pembongkaran apa sudah ada,”ujar Kabag Pembangunan.

Tidak Perlu Persetujuan DPRD

Disinggung mengenai surat persetujuan DPRD Kota Gunungsitoli atas pembongkaran dan penghapusan panggung di lokasi eks TPI Gunungsitoli, Karmin mengatakan tidak tahu menahu terkait hal tersebut.

Namun, dia menjelaskan, untuk penghapusan aset daerah, ada yang perlu meminta persetujuan DPRD dan ada yang tidak perlu. Sedangkan untuk pembongkaran panggung, karena bukan aset daerah dan hanya inventaris Setda Gunungsitoli, maka cukup persetujuan kepala daerah.

Pada hari yang sama, Kepala PPKAD Kota Gunungsitoli Ferdinand Bu’ulolo yang ditemui di kantor Wali Kota Gunungsitoli mengaku tidak tahu darimana dana pembangunan panggung dilokasi eks TPI Gunungsitoli. Dia memastikan, panggung yang ada di lokasi eks TPI Gunungsitoli belum tercatat sebagai aset daerah Kota Gunungsitoli.(ih/ss-gs)

Lihat Juga

Tingkatkan Pelayanan, Pemkab Nias Benahi Manajemen Kepegawaian

Nias | suarasumut.com  –  Meningkatkan pelayanan dan mewujudkan kondisi birokrasi yang ideal, Pemerintah Kabupaten Nias …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.