Beranda ›› Foto & Video ›› Demo DPRD, GMNI & Pedagang Bentrok Dengan Aparat Polres Labuhanbatu

Demo DPRD, GMNI & Pedagang Bentrok Dengan Aparat Polres Labuhanbatu

Rantauprapat  | suarasumut.com  –  Demo yang dilakukan DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Labuhanbatu bersama puluhan pedagang ikan eks Pasar Baru di depan Gedung DPRD berujung bentrok dengan aparat Polri di Resor Labuhanbatu, Daerah Sumatera Utara. Emosi aparat Polri terpicu oleh maraknya api untuk membakar ban bekas.

Informasi yang dihimpun suarasumut.com, Selasa (27/10), bentrok dengan aparat Polri tersebut terjadi setelah pimpinan DPRD Labuhanbatu tidak memberikan solusi terhadap permasalahan lapak pedagang eks Pasar Baru. Padahal, DPRD melalui Komisi C telah menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan GMNI bersama pedagang eks Pasar Baru sejak 1 September lalu.

Karena DPRD tak memberikan solusi, aksi demo yang digelar sejak pukul 13.00 WIB berlanjut hingga pukul 17.00 WIB, pengunjuk rasa menyalakan api untuk membakar ban bekas yang telah disediakan. Namun karena tidak terima aksi membakar ban bekas, api yang menyala dipadamkan oleh aparat pengamanan itu.

Tak pelak, pertengkaran mulut antar kader GMNI dan aparat Polri-pun tak terbendung. Mirisnya, pertengkaran mulut yang terjadi malah memicu emosional anggota Polres Labuhanbatu dengan tindakan kekerasan, baik berupa pemukulan dan pelemparan ban bekas kepada pengunjuk rasa hingga mengamankan 2 kader GMNI, yakni Parmadi dan Yanto.

Ketua DPC GMNI, Ridwan Nasution menyebutkan, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat Polri, Resor Labuhanbatu menunjukan kearoganan dalam melaksanakan tugas yang diamanatkan oleh undang-undang. Alat yang digunakan dalam aksi demo tersebut, lanjutnya, telah mereka beritahukan sebelumnya. “Kita menyampaikaan aspirasi atas permasalahan puluhan pedagang eks Pasar Baru yang tak kunjung tuntas sejak Maret lalu. Kalau terjadi pertengkaran mulut, itu biasa terjadi dalam berdemokrasi, tapi bukan harus dilakukan dengan tindakan kekerasan,” kata Ridwan Nasution dengan rawut wajah emosi.

Ridwan Nasution menjelaskan, DPC GMNI Labuhanbatu bersama pedagang eks Pasar Baru telah 2 kali melakukan aksi demonstrasi penyampaian aspirasi, dan sebelumnya mereka juga membakar ban bekas. Oleh sebab itu, lanjut Ridwan Nasution, dia mengherankan keberatan anggota Polri, Resor Labuhanbatu atas pembakaran ban tersebut. “Semula kami juga membakar ban bekas di depan kantor Dinas Pasar (Selasa, 1/9), namun saat itu tidak ada masalah. Mengapa saat ini bakar ban di depan kantor DPRD menjadi alasan untuk memancing keributan dan meluapkan emosi denan tindakan kekerasan. Untuk ini, kami akan memikirkan langkah selanjutnya, dan tidak tertutup kemungkinan kami akan menemuh jalur hukum,” sebut Ridwan Nasution.

Kasat Intel Resor Labuhanbatu, AKP Cipto Samosir yang ditemui di lokasi mengaku mereka tidak membenarkan adanya aksi bakar membakar dalam demo yang dilakukan oleh DPC GMNI Labuhanbatu bersama pedagang eks Pasar Baru tersebut. Menurutnya, mereka mengantisipasi dampak api tersebar tidak terkendali. “Gak bolehlah. Itukan mengganggu ketertiban. Api meyebar dan tidak terkendali dan mengenai orang, gimana,” kata Cipto Samosir usai disebutkan pengunjuk rasa telah memberitahukan alat yang diguanakan dalam aksi demo diantaranya ban bekas.

Disebutkan lagi, sesuai fakta dilapangan terjadinya penyebaran api dikarenakan tindakan aparat pengamanan yang memadamkan api hingga menimbulkan bentrok, Cipto Samosir mengaku yang mereka khawatirkan keberadaan minyak bensin. Padahal, sekalipun terjadi bentrok, minyak bensin yang tidak pernah tampak, karena pengunjuk rasa menggunakan kertas karton untuk membakar ban bekas yang disediakan.

Sekedar untuk diketahui, hingga saat ini nasib puluhan pedagang ikan eks Pasar Baru setelah direlokasi ke Pasar Gelugur pada awal tahun 2012 lalu. Mirisnya, sejak Maret 2015 lalu permasalahan itu diadukan ke Pemkab dan DPRD, itupun tak kunjung tuntas. Bahkan, laporan polisi terkait raibnya meja (lapak,red) milik pedagang ikan hingga sat ini juga masih terkatung-katung di Resor Labuhanbatu. (ls/ss/lb)

Lihat Juga

Bupati Nias Ajak Gelar Turnamen Volly Bina Atlet Nias

Nias | suarasumut.com –  Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli,MM mengajak semua pihak untuk menggelar turnamen …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.