Beranda ›› Headline ›› Danrem 023/KS Bacakan Amanat Menkominfo Dalam Upacara Bendera Harkitnas Ke 110

Danrem 023/KS Bacakan Amanat Menkominfo Dalam Upacara Bendera Harkitnas Ke 110

Sibolga | suarasumut.com  –  Anggota TNI AD jajaran Korem 023/KS melaksanakan Upacara Bendera pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-110 tahun 2018 dilapangan Makorem 023/KS jalan Datuk Itam nomor 1 Kota Sibolga.

Melalui Harkitnas, Danrem 023/KS Kol Inf Donni Hutabarat, membacakan amanat sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo RI) Rudiantara. Danrem 023/KS menyampaikan, ketika rakyat berinisiatif untuk berjuang demi meraih kemerdekaan dengan membentuk berbagai perkumpulan, lebih dari seabad lalu Indonesia nyaris tidak punya apa-apa.

“Kita hanya memiliki semangat dalam jiwa dan kesiapan mempertaruhkan nyawa, namun sejarah kemudian membuktikan bahwa semangat dan komitmen itu saja telah cukup, asalkan kita bersatu dalam cita-cita yang sama: kemerdekaan bangsa,”ucap Donni yang bertindak sebagai Inspektur upacara

“Bersatu adalah kata kunci ketika kita ingin menggapai cita-cita yang sangat mulia, namun pada saat yang sama tantangan Yang Mahakuat menghadang di depan. Boedi Oetomo memberi contoh bagaimana dengan berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal-muasal primordial akhirnya bisa mendorong tumbuhnya semangat nasionalisme yang menjadi bahan bakar utama kemerdekaan,” katanya.

Ia menerangkan, Boedi Oetomo menjadi salah satu penanda utama bahwa bangsa Indonesia untuk pertama kali menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan.

“Presiden pertama dan Proklamator kemerdekaan RI, Soekarno, pada peringatan Harkitnas tahun 1952 mengatakan bahwa “pada hari itu kita mulai memasuki satu cara baru untuk melaksanakan satu ‘idee, satu naluri pokok daripada bangsa Indonesia. Naluri pokok ingin merdeka, naluri pokok ingin hidup berharkat sebagai manusia dan sebagai bangsa. Cara baru itu ialah cara mengejar sesuatu maksud dengan alat organisasi politik. Cara berjuang dengan perserikatan dan perhimpunan politik, cara berjuang dengan tenaga persatuan,” jelas Danrem.

Dikatakannya, para pendahulu yang berkumpul dalam organisasi-organisasi seperti Boedi Oetamo itu memberikan yang terbaik bagi terbentuknya bangsa melalui organisasi. Bukan pertama-tama dengan memberikan harta atau senjata, melainkan dengan komitmen sepenuh jiwa raga. dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana saat itu, mereka terus menghidup-hidupi api nasionalisme dalam diri masing-masing.

“Seratus sepuluh tahun kemudian bangsa ini telah tumbuh menjadi bangsa yang besar dan maju, sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Meski belum sepenuhnya sempurna, rakyatnya telah menikmati hasil perjuangan para pahlawannya berupa meningkatnya perekonomian, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya. Keringat dan darah pendahulu bangsa telah menjelma menjadi hamparan permadani perikehidupan yang nyaman dalam rengkuhan kelambu kemerdekaan,”tutur Kol Inf Donni Hutabarat.

Upacara Bendera peringatan Harkitnas ke-110 itu diakhiri dengan menyanyikan lagu lagu perjuangan yang dihadiri Kasrem 023/KS Letkol Inf I Gusti Ketut Artasuyasa, Dandim 0211/TT Letkol InF Jimmy Rihi Tugu, para Kasi Korem 023/KS dan para Dankabalak Ajudan Korem 023/KS, Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS. Sebagai Komandan upacara Mayor Inf Junedi. (penrem 023,ph-ss/sb)

 

Lihat Juga

Pemkab Karo Peringati Hari Kesadaran Nasional

Kabanjahe | suarasumut.com  –  Pemerintah Kabupaten (pemkab) Karo, Senin (18/02/19) memperingati Hari Kesadaran Nasional yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.