Beranda ›› Headline ›› Dana UAM BN Tak Cair, Ratusan Guru MTS Swasta Se Labuhanbatu Tak Gajian

Dana UAM BN Tak Cair, Ratusan Guru MTS Swasta Se Labuhanbatu Tak Gajian

Labuhanbatu | suarasumut.com  –  Para Kepala sekolah (kasek) Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTs) resah di Kabupaten Labuhanbatu, pasalnya dana Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAM BN) hingga kini belum juga cair, padahal pelaksanaannya sudah beberapa bulan yakni April 2017 lalu.

Akibatnya operasional sekolah banyak yang menjadi terkendala dimana salah satunya adalah gaji guru belum juga dibayarkan. Hal itu diungkapkan beberapa kepala sekolah MTs di pesisir pantai Kabupaten Labuhanbatu.

Kasek MTs Gaya Baru Kecamatan Bilah Hilir, H.Syahrir,SPd ketika dihubungi wartawan Kamis (3/8) siang melalui
selularnya kepada wartawan membenarkan hal tersebut. “Dari mana bapak tahu hal itu? Betul belum cair dana UAM BN, tapi hanya bisa bersabar dan berpasrah dan berdoa lah, pak,” ungkap Syahrir.

Hal senada diungkapkan Kasek MTs Al Azhar Bagan Bilah Kecamatan Panai Tengah, Sawaluddin,SPd ketika dikonfirmasi dihari yang sama, Kamis (3/8) siang melalui selularnya kepada wartawan membenarkan dana dimaksud belum cair hingga saat ini.

Lebih jauh diterangkannya, dana UAM BN itu sebesar Rp. 32,500 per siswa dikali jumlah siswa yang mengikuti ujian,
dana dimaksud diperuntukkan guna membayar naskah ujian sebanyak 5 (lima) mata pelajaran ditambah lainnya. “Menutupinya uang pribadilah pak, atau dengan dana BOS, operasional sekolah pasti akan terganggu, salah satunya gaji guru belum dibayarkan,”ujarnya.

Kepala MTs Alwasliyah Sei Lumut Kecamatan Panai Hilir, Moh. Jen ketika dikonfirmasi melalui selularnya Kamis (3/8) siang kepada wartawan mengatakan pihaknya masih ragu apakah sudah cair atau belum. “Belum kucek ke Depag pak,” ungkapnya.

Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Labuhanbatu, Safiruddin melalui Tata Usaha H. Ilham Hasibuan,SPdI,MPd ketika dihubungi wartawan, Kamis (3/8) kepada wartawan mengungkapkan bahwa hal itu bukan gaweannya. “Itu bukan gawean saya lagi pak, dua tahun lalu benar, tapi sekarang menjadi kewenangan Kasi Mapenda,” ujarnya.

Kepala Seksi Mapenda Kabupaten Labuhanbatu H. Darajad Siregar ketika dikonfirmasi, Kamis (3/8) kepada wartawan membenarkan bahwa dana tersebut berada dan wewenang provinsi. Namun kala rapat kordinasi terakhir lanjutnya hal itu juga sudah disampaikan agar provinsi segera mencairkan dana dimaksud.  “Kendalanya ada di Kanwil Provinsi, sudah disampaikan kala rapat kordinasi,” ungkapnya.

Ditanya estimasi kapan pencairannya, dirinya tidak dapat memastikan hal itu. (ta/ss-lb)

Lihat Juga

Sholat Idul Adha 1440. H/2019, Lapangan SB3 Kotapinang, Dipadati Ribuan Umat Muslim

Labusel | suarasumut.com  –  Ribuan Ummat islam memadati lapangan SBBBK Kotapinang melaksanakan Sholat sunnah Idul …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.