Beranda ›› Foto & Video ›› Bupati Soekirman Kunjungi Kantor Desa Pabatu II Dan Desa Kalembak

Bupati Soekirman Kunjungi Kantor Desa Pabatu II Dan Desa Kalembak

 

 

 

Bupati : Manfaatkan Dana Desa Sebaik-baiknya Demi Kesejahteraan Masyarakat Dan Peningkatan Pembangunan Infrastruktur Sesuai Peraturan Perundang-undangan

Sergai | suarasumut.com  –  Paradigma pembangunan nasional telah mengalami perubahan radikal sejak lahirnya Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, kemudian diikuti komitmen penuh Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk menjadikan desa sebagai bagian utama dalam sembilan program prioritas pemerintah (Nawacita).

Seluruh Kepala Desa (Kades) dan Lurah di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) harus benar-benar bekerja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Tidak boleh hanya bermodalkan niat baik, begitu juga dalam pemanfaatan dana desa yang nilainya cukup besar. Dana desa setiap desa jumlahnya tidak sama tergantung dari luas dan kondisi geografis wilayah dan jumlah penduduknya. Untuk itu perencanaan pembangunan harus disesuaikan dengan hasil musyawarah desa, sehingga desa menjadi basis utama pembangunan di Tanah Bertuah Negeri Beradat ini.

Himbauan ini disampaikan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya ketika memberikan sambutan dihadapan jajaran pemerintah dan masyarakat dalam kujungannya di Kecamatan Tebing Syahbandar dan Dolok Merawan, Kamis (28/7).

Turut mendampingi Asisten Ekbangsos Drs. Hadi Winarno MM, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Drs. Djamal Agustar, Camat Tebing Syahbandar Drs. Dingin Saragih, Camat Dolok Merawan M. Syafransyah P Nasution S.STP dan jajarannya, Muspika, Ketua TP. PKK Kecamatan dan Desa, Kepala Desa beserta Perangkat Desa,serta para Manager Perkebunan di wilayah Kecamatan Tebing Syahbandar beserta Dolok Merawan.

Dipaparkan Bupati Soekirman, dengan lahirnya UU Desa dan kucuran Dana Desa bagi tiap-tiap desa di 17 Kecamatan Sergai harus didorong untuk bisa membangun baik dalam aspek politik, sosial, maupun ekonomi dan diharapkan masyarakat desa secara perorangan dan kelompok harus mampu terlibat dan mengawal dalam pembangunan.

Selain itu tambah Bupati Sergai, dengan pertumbuhan ekonomi global yang sedang mengalami kelesuan diakibatkan harga minyak dunia begitu juga dengan harga karet dunia yang tidak stabil saat ini, telah mempengaruhi kedua komoditas yang merupakan tulang punggung ekspor Indonesia terus menurun di pasar internasional.

“Hal ini berdampak pada Kabupaten Sergai, rendahnya harga komoditas tersebut membuat pertumbuhan ekonomi Sergai rata-rata 5,2% pada tahun 2016, dibandingkan tahun lalu, sebab hampir sebagian besar wilayahnya menjadi areal perkebunan. Oleh karena itu sangatlah wajar jika potensi-potensi sumber daya alam di setiap desa dapat dimanfaatkan dengan maksimal dan setiap rupiah dana desa harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk peningkatan pembangunan infrastruktur, sehingga berdampak pada percepatan perkembangan roda perekonomian masyarakat desa, serta harus sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,”ujar Ir. H.Soekirman.

Kegiatan tersebut diwarnai dengan penyerahkan secara langsung oleh Bupati H. Soekirman bantuan dana bagi kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) Mandiri Perdesaan sebesar 160 juta rupiah, kemudian tali asih kepada masing-masing 10 orang anak yatim dan kaum duafa. Kemudian di Kecamatan Dolok Merawan Bupati Sergai H. Soekirman menandatangani prasasti renovasi Kantor Kades Pabatu II dan Pembangunan Kantor Kades Kalembak beserta santunan 20 buah peralatan sekolah bagi anak yatim.(az/ss-sb)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.