Beranda ›› Foto & Video ›› Bupati Nisel Bersama Warga Panen Jagung

Bupati Nisel Bersama Warga Panen Jagung

Nias Selatan | suarasumut.com  –  Bupati Nias Selatan Dr.Hilarius Duha,SH,MH bersama warga yang tergabung dalam kelompok tani panen jagung bersama di Desa Umbu Sohahau, Kecamatan Sidua’ori, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Selasa (2/4).

Saat panen bersama warga, Bupoti Nias mengaku sangat senang bisa panen bersama kelompok tani, karena kelompok tani tersebut terus memperbaiki pola bertani dari cara tradisional ke pola modern.

Didampingi Kadis Pertanian, dia harap program penanaman jagung ini bisa memberikan hasil yang jauh lebih baik dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Nias Selatan.

Ketua kelompok tani “Fahasaradodo” Kasihati Lazira sebelumnya memberitahu bahwa panen kali ini adalah panen yang ketiga di lahan yang sama.

Kasihati mengungkapkan jikadi desa tersebut ada lahan jagung ada seluas 87 hektar, dan yang sedang dipanen saat ini bersama Bupati Nias Selatan seluas 3 hektar.

Petani menurut dia bisa menghasilkan 6 ton jagung setiap hektar, dan jagung yang 6 ton tersebut dijual Rp 15 juta sampai Rp 20 Juta yang 6 ton, bahkan bisa lebih alabila harga jagung kering lagi naik kepada penampung.

“Saat ini kani menerapkan metode penanaman jagung secara bertahap, ada beberapa hektar yang sedang panen, sebagian lagi proses berbuah, dan sebagian lagi sedang proses penanaman, sehingga kegiatan para petani jagung di Nias Selatan terus berkelanjutan dan tidak pernah terputus,” terangnya.

Dari Kasihati diketahui jika dari hasil menanam jagung, masing masing anggota kelompok bisa mendapat penghasilan Rp 2 juta sampai Rp 3 juta setiap bulan.

Di desa tersebut ada tiga kelompok tani yang melakukan penanaman jagung, yaitu kelompok tani “Fahasaradodo”, kelompok tani “Fahuwusa” dan kelompok tani “Faomasi”.

Kelompok tani “Fahasaradodo” memiliki lahan jagung seluas 35 hektar, kelompok tani “Fahuwusa” 32 hektar dan kelompok tani ” Faomasi” 20 hektar.

Tidak lupa dia mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Nias Selatan atas bantuan yang diberikan selama ini melalui Dinas Pertanian seperti biaya pembersihan awal Rp 2.500.000 per hektar.

Kemudian bantuan berupa bibit jagung, pupuk dan sebagian obat obatan yang digunakan untuk mencegah hama atau penyakit pada tanaman jagung.

“Kami akan terus menekuni kegiatan ini, sehingga visi misi Bupati dan Wakik Bupati Nias selatan lewat program “Siwa Sanuwu Sihono” dapat dinikmati masyarakat,” tuturnya.(ih/ss-ns)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.