Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Bupati Nias : NKRI Harga Mati

Bupati Nias : NKRI Harga Mati

NIAS | suarasumut.com – Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM mengatakan, sejak di Proklamirkannya Kemerdekaan Republik Indonesia, bangsa Indonesia telah berjanji dan berketetapan hati bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati yang tidak dapat ditawar tawar lagi dalam kondisi dan keadaan apapun.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM saat membaca sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI pada upacara peringatan hari Kebangkitan Nasional yang digelar di Lapangan merdeka, Jalan Gomo, kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Jum’at (20/5).

Upacara peringatan Harkitnas ke-108 yang dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Nias, Wakil Bupati Nias, Kapolres Nias dan Kajari Gunungsitoli mengusung tema “Mengukir Makna Kebangkitan Nasional dengan Mewujudkan Indonesia yang Bekerja Nyata dan Berkarakter”.

Dia memberitahu, peringatan hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei setiap tahunnya, kini bertepatan yang ke-108. Usia Harkitnas tidak muda lagi, serta perjalanan panjang bangsa Indonesia untuk terus menjadi sebuah negara yang benar benar merdeka baik secara moral dan spiritual.

Peringatan Harkitnas diawali dengan lahirnya gerakan Budi Utomo, tak lain berkat perjuangan beberapa tokoh tokoh diantaranya Gunawan, Sutomo, dr.Tjiptomangunkusumo, dr.Douwes Dekker dan Suwardi Suryoningrat (Ki hajar Dewantoro) pada tanggal 20 Mei 1908 atau saat berdirinya Budi Utomo.

Sesuai pantauan dilapangan usai pelaksanaan upacara Harkitnas di lapangan merdeka, Bupati Nias dan seluruh peserta upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kota Gunungsitoli.(sw/ss-gs)

Lihat Juga

Sholat Idul Adha 1440. H/2019, Lapangan SB3 Kotapinang, Dipadati Ribuan Umat Muslim

Labusel | suarasumut.com  –  Ribuan Ummat islam memadati lapangan SBBBK Kotapinang melaksanakan Sholat sunnah Idul …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.