Beranda ›› Headline ›› Bupati Nias Canangkan Penggunaan Imunisasi Measles Dan Rubella

Bupati Nias Canangkan Penggunaan Imunisasi Measles Dan Rubella

Nias | suarasumut. com  –  Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli, MM membuka pencanangan penggunaan imunisasi Measles dan Rubella di Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

Pelaksanaan pencanangan imunisasi measles dan rubella di Kabupaten Nias digelar di lapangan Hilweto, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Rabu (8/8).

Dalam arahannya, Bupati Nias memberitahu jika imunisasi measles dan rubella adalah imunisasi nasional yang dilakukan bagi anak usia 9 bulan sampai 15 tahun.

Imunisasi measles dan rubella bertujuan untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella bagi anak usia 9 bulan sampai 15 tahun tanpa memperhatikan status imunisasi sebelumnya.

Penyakit rubella adalah penyakit yang disebabkan oleh virus, dan apabila menyerang wanita hamil dapat menyebabkan abortus dan kelainan bawaan bayi yang dilahirkan.

“Kelainan pada bayi yang dilahirkan akibat penyakit rubella adalah terjadi kelainan jantung, kebutaan, ketulian dan kelainan pada sistim saraf pusat dan retardasi mental,” jelasnya.

Kepala dinas kesehatan beserta jajarannya seperri puskesmas, pustu dan lain sebagainya diminta melaksanakan imunisasi measles dan rubella kepada seluruh sasaran.

Pelaksanaan imunisasi dilaksanakan penuh dedikasi dan pengabdian serta sesuai mekanisme dan prosedur yang telah ditetapkan.

Selain itu kepada kepala dinas pendidikan, kepala sekolah dan kepala desa diminta mendukung program imunisasi mealses dan rubella.

Mereka harus bisa memastikan seluruh sasaran sudah mengikuti imunisasi measles dan rubella.(al/ss-ni)

Lihat Juga

STMIK Kaputama Adakan Workshop Kurikulum KKNI Untuk Meningkatkan Kualitas Lulusan

Binjai | suarasumut.com  –  STMIK Kaputama menggelar workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.