Beranda ›› Foto & Video ›› BUPATI AJAK MASYARAKAT MENCINTAI PEMIMPIN YANG CINTA KITAB SUCI

BUPATI AJAK MASYARAKAT MENCINTAI PEMIMPIN YANG CINTA KITAB SUCI

Rantauprapat, suarasumut.com – Saat ini kita bersama Pak Tigor, pemimpin yang sangat peduli dan cinta kepada pendidikan, kita lihat Labuhanbatu Mengaji, semua Masjid telah berkumandang ayat-ayat suci Al Qur’an dan kemarin sudah dilatih Bilal Mayit, yang itu telah kita rindukan berpuluh-puluh tahun, tak ada orang yang memikirkannya apalagi pemimpin dan Alhamdulillah itu semua sudah terwujud ditengah-tengah kita. “Kalau sudah ada Pemimpin yang cinta dengan Al Qur’an dan dekat dengan Agama, maka berdosalah kita kalau tidak mendukungnya”.

Hal itu diungkapkan Drs. H Abdul Hasan Hasibuan, MA Ketua PD Alwasliyah Labuhanbatu dalam sambutannya mewakili orangtua santri pada acara Wisuda RA Nur Ibrahimy Rantauprapat Angkatan Ke – XVIII Tahun 2014, Selasa (13/5) yang dihadiri Bupati Labuhanbatu dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten serta Ketua MUI Labuhanbatu.

Lebih lanjut dikatakannya, Oleh sebab itu saya minta kepada Bapak Ibu sekalian, marilah kita dukung Pak Tigor pada tahun 2015
mendatang, supaya berkesinambungan ini, karena Bilal Mayit sekarang sudah mendapat honor Rp.200.000,- perbulan, ada tidak ada yang meninggal dikampung itu pokoknya Bilal Mayit menerima honor Rp.200.000,- dan insya Allah tahun depan akan dinaikkan pak Tigor, kemudian Guru Mengaji yang melaksanakan Program Labuhanbatu Mengaji di Masjid-Masjid, mereka juga sudah mendapat honor Rp.700.000,- perbulan dan itu tidak pernah ada terjadi di Labuhanbatu.

“Kalau untuk kepentingan Negara ini apapun jadi, untuk itu marilah dengan hati yang tulus, karena ini kepentingan kita dan untuk kepentingan masyarakat, payah kita mencari-cari pemimpin lagi, pening kita memikirkan pemimpin lain, yang sudah nyata inilah kita dukung Tahun 2015 nanti”, tegas Abdul Hasan dihadapan ratusan orang tua santri dan undangan.

Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar, SpPD dalam arahannya pada kesempatan wisuda itu mengatakan, mungkin yang paling bahagia disini adalah anak kemanakan kita yang mau diwisuda, ada yang tadi bernyanyi, fasion show, menari dan ada yang sedang bermain dan itulah dunia mereka, bagi kita orang tua kita harus menyiapkan mereka, karena sebagai orang tua kita pasti bangga, maunya anak kemanakan kita ini dimasa depannya adalah anak yang berilmu dan tidak ada orang tua yang tidak berkeinginan seperti itu.

Maka salah satu bentuk agar anak kemanakan kita dihari depannya nanti mereka akan menjadi orang yang berilmu, tentu salahsatu bentuknya adalah di wisuda sama seperti hari ini, walaupun ilmunya hanya bermain dan tahu sedikit tentang Al Qur’an, masuk nanti dia ke kelas satu SD atau setingkatnya, maka dia baru belajar ilmu dunia, mereka ini adalah usia produktif, maka kita siapkan mulai sekarang, kata Tigor mengingatkan.

Ketua Yayasan Nur Ibrahimy Rantauprapat Drs. Mukhyar, M.Pd menjelaskan, bahwa Bupati dan Kakan Kemenag Labuhanbatu kami lihat cukup partisipasinya terhadap perguruan Nur Ibrahimy, untuk itu kami harapkan sekali agar dukungan ini jangan putus, kiranya tetap berlanjut, karena anak-anak dari PAUD inilah yang perlu kita didik sebagaimana pepatah mengatakan “belajar diwaktu kecil seperti melukis di atas batu, tapi kalau belajar sudah tua macam melukis diatas air, dapat pangkal ujungnya losap atau tak ingat lagi”,maka kami mulai dari TK ini supaya dari awal mereka tahu Al Qur’an.

Menurutnya, Yayasan Nur Ibrahimy ingin dan siap mendukung pengembangan kegiatan keagamaan di Labuhanbatu, karena usaha ini adalah harapan dan cita-cita orang tua kami Al Ustadz H Ibrahim Yusuf,kata Mukhyar.
Sementara, Kakan Kemenag Labuhanbatu Dahman: Hasibuan dalam sambutannya mengatakan dan mengucapkan terimakasih kepada Bupati Labuhanbatu yang telah menghadiri acara wisuda ini, karena ini adalah salah satu kegiatan dijajaran Kementerian Agama, hal itu adalah suatu gambaran kepada kami umumnya kepada masyarakat bahwa bapak Bupati kita ini sangat pesat dan sangat memperhatikan kegiatan agama dan keagamaan, itu tidak bisa kita pungkiri, karena beliau sudah banyak membuat program yang berkaitan dengan keagamaan dan saya tahu persis selaku Kepala Kantor Kementerian Agama, antara lain yang paling saya banggakan adalah memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi yang tidak pandang bulu, apakah itu dari SMA, SMK maupun dari MAN, sehingga program itu merata, jadi program Jangan Bodoh itu semua dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Labuhanbatu.

Demikian juga perhatiannya terhadap Guru Ngaji dan Bilal Mayit, demikian juga dengan TPHD dan TKHD yang biasanya 2 orang sekarang sudah ditambah 1 menjadi 3 orang dan masih banyak lagi program keagaamaan lain yang sudah dilaksanakan bapak Bupati di Labuhanbatu, namun ada satu yang saya cemaskan, “ini baru tahun pertama pelatihan dan honor Bilal Mayit diberikan dan dari data yang ada bahwa Bilal Mayit yang ada di Desa/Kelurahan se-Labuhanbatu berjumlah 542 orang, ternyata pada tahap pertama ini baru 200 orang, berarti masih tinggal 342 orang lagi, “setujukah bapak/ibu program itu kita lanjutkan dari tahun 2015 ke 2016 sampai ketahun 2020”, apa yang dikatakan Dahman Hasibuan itu secara spontan disambut oleh orang tua santri dan undangan.

Ketua Panitia Wisuda RA Nur Ibrahimy Rantauprapat Drs. H. Abdul Hamid Zahid melaporkan, bahwa santri RA Nur Ibrahimy yang di wisuda pada hari ini adalah sebanyak 130 orang yang merupakan kelender tahunan yang dilaksanakan setiap akhir ajaran yang dirangkai dengan berbagai kegiatan lainnya termasuk pengumuman bintang santri, jelasnya singkat.(ta/ss/ra)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.