Beranda ›› Headline ›› BOS Di Labuhanbatu Lahan Korupsi?

BOS Di Labuhanbatu Lahan Korupsi?

Rantauprapat, suarasumut.com – Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Labuhanbatu diduga menjadi ajang korupsi oleh Kepala Sekolah (Kasek) selaku penerima dan oknum Pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan.

Modusnya, penggunaan dana BOS di daerah ini tidak sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yakni tidak adanya tersedia di sekolah papan pengumuman penggunaan sehingga berpeluang untuk diselewengkan oleh Kepala Sekolah. Ironisnya, keadaan ini terkesan dengan sengaja dibiarkan oleh Dinas Pendidikan Labuhanbatu. Sebab, kondisi telah lama berlangsung hingga saat ini belum ada pembinaan dari dinas terkait.

Informasi yang berlangsung juga rumors yang beredar bahwa Kasek memberikan sejumlah uang kepada oknum pejabat dinas terkait saat penyerahan Laporan Pertanggungjawaban (Lpj) penggunaan dana BOS dengan dalil sebagai terimakasih dan mempermudah urusan.”Ketika saat kami menyerahkan Lpj dana BOS adalah kami kasih sebagi terimakasih,”ungkap salah seorang Kasek di Kecamatan Bilah Hulu.

Hal tersebut juga dibenarkan dari kalangan Lembaga aktivis anti korupsi. Menurut S.Kembaren salah seorang aktivis LSM TOPAN-RI mengatakan seharusnya dinas terkait melakukan pembinaan atau menegaskan kepada Kasek agar menyediakan papan pengumuman penggunaan dana BOS agar dapat diketahui dengan jelas oleh khalayak umum.”Sesuai hasil investigasi kami dengan data yang kami terima pada tahun 2014 ditemukan sekolah yang jumlah muridnya tidak sesuai dengan jumlah sebenarnya.Selain itu, rumors yang beredar memang seperti itu disebut-sebut oknum pejabat Dinas Pendidikan juga menerima fee dari Kasek saat penyerahan Lpj dana BOS,”jelasnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan Teknis (KUPT) Pendidikan Bilah Hulu Sari Gunung Sitinjak saat ditemui, Kamis,(16/04) mengatakan dalam hal ini pihaknya hanya sebagai Pembina dan yang lebih bertanggungjawab adalah manager BOS. ”Kalau tekanan ini selalu dilemparkan kepada saya terus saya tidak,”cetusnya.

Lain hal dengan pengakuan Manager BOS Labuhanbatu Misbahuddin saat ditemui belum lama ini berkilah bahwa pihaknya telah menganjurkan agar Kasek dalam menggunakan dana BOS harus sesuai dengan Juknis. Ia juga tidak merasa ada menerima Fee dari Kasek atas dana BOS dalam penyerahan SPj.

“Kami sudah perintahkan agar Kasek menggunakan dana BOS harus sesuai dengan Juknis dengan membuat papan pengumuman penggunaan di sekolah tapi Kaseknya saja yang tetap membandel,”ujarnya.

Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Labuhanbatu Drs.H.Sarimpunan Siregar,M.Pd hingga sampai saat belum memberikan penjelasan resmi atas perihal ini.(ta/ss/lb)

Lihat Juga

Danramil 09/Sirombu Turut Sukseskan Program KB Manunggal

Nias Barat | suarasumut.com  –  Beberapa tahun belakangan pemerintah melibatkan TNI dalam mensukseskan program KB …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.