Beranda ›› Hukum & Kriminal ›› Biaya Jadi Calon Kades ‘Mahal’

Biaya Jadi Calon Kades ‘Mahal’

Rantauprapat, suarasumut.com – Biaya jadi calon Kepala Desa dinilai terlalu tinggi, karena untuk mengambil persyaratan jadi Kepala Desa (Kades) dari Kesatuan Bangsa-Bangsa Kabupaten Labuhanbatu dinilai terlalu mahal hingga mencapai 2 sampai 5 juta rupiah yang diterapkan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Kesbang. Besarnya biaya itu diduga atas perintah oknum kepala Kesbang yang memerintahkan anggotanya agar biaya itu diminta pada calon kades.

Seperti yang diungkapkan sumber suarasumut.com SK mengatakan, Selasa (30/6), kalau untuk mengambil persyaratan ingin menjadi kades di Kesbang Limnas biayanya terlalu mahal. “Aku kasi 2 Juta agar persyaratan jadi calon Kades ku lengkap, tapi modus itu dibilanglah uang terima kasih,”kata MS yang merupakan kandidat salah satu calon Kades di Labuhanbatu.

Menurutnya, tingginya anggaran dalam mengambil persyaratan itu dinilai akan mengurangi minat para warga yang akan ingin mencalonkan kepala desa karena mahalnya anggaran untuk biaya calon Kades. “Kalau seperti itu mahalnya untuk mengambil persyaratan saja, jadi aku rasa warga jadi malas untuk calon kepala desa, belum duduk banyak kali uang sudah keluar,”sebut SK.

Sementara Kepala Kesbang Labuhanbatu Hasnul Basri yang ditemui diruang kerjanya tidak berada dikantor. Begitu juga ponsel dan pesan yang dikirimkan tidak dibalas atas hal tersebut.(ab/ss/rp)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.