Beranda ›› Foto & Video ›› Disinyalir Sarat Korupsi, Beberapa Proyek APBD Labusel Dikerjakan Bertahap

Disinyalir Sarat Korupsi, Beberapa Proyek APBD Labusel Dikerjakan Bertahap

Kotapinang | suarasumut.com  –   Proyek pembangunan APBD Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) banyak kejanggalan dinilai masyarakat dan terbengkalai, akibat pengerjaan proyeknya dilakukan selalu dengan bertahap setiap tahun dianggaran dan nilainya milliaran rupiah.

Dari pantawan awak media dilokasi proyek pembangunan yang belum tuntas dan masih terus dianggarkan bertahap yakni Pembangunan Proyek di Jalan lingkar Kabupaten dari Simaninggir menuju Simarkaluang sudah dikerjakan dengan tiga (3) tahapan sejak tahun 2014 hingga tahun 2016, Kemudian Pembangunan gedung kantor DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan di Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan dikerjakan sudah tiga (3) tahapan, proyek APBD tersebut pada Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan Energi (PUPE) Labusel, dan diduga dapat memunculkan peluang terjadinya tindak pidana korupsi oleh instansi terkait.

Data dihimpun, pembangunan Gedung Kantor DPRD oleh Dinas PUPE Labusel sudah dianggarkan sejak tahun 2014 dengan nilai pagu Rp 4 Miliar dikerjakan PT.Kolega. Pada tahun 2015 dianggarkan kembali pembangunan gedung kantor DPRD tahap II dengan Pagu Rp 6 miliar dikerjakan PT.Karya Prima Kontrindo, kemudian pada tahun 2016 dianggarkan kembali pembangunan gedung kantor DPRD tahap III dengan Pagu Rp 4 miliar dikerjakan PT.Viola Cipta Mahakarya. Total anggaran yang sudah dikucurkan untuk pembangunan kantor DPRD Labusel pada Dinas PUPE Labusel sebesar Rp14 miliar. Ironisnya proyek tersebut hanya masih berdiri tiang gedungnya.

PPK Dinas PU Labusel, Rambe yang dikonfirmasi awak media pada Rabu (28/9) beberapa hari yang lalu mengatakan, pembangunan gedung kantor DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan dibangun diatas lahan seluas 3232,87 meter persegi dan proses pekerjaan sudah III tahapan sejak tahun 2014. Pada tahap ke III tahun 2016 sudah selesai dikerjakan sesuai dengan kontrak pada awal bulan September 2016 kemarin oleh PT.Cipta Viola Mahakarya,” kata Rambe”.

Sementara terlihat proyek pembangunan gedung kantor DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan, tampak bangunan besar berlantai dua dengan tiang-tiang beton dan belum berdinding. Padahal, untuk pembangunan gedung kantor DPRD Labusel yang sudah dikerjakan tiga tahapan tersebut, sudah menghabiskan anggaran APBD Pemkab Labusel sebesar Rp 14 miliar.(zr/ss-ls)

Lihat Juga

Sholat Idul Adha 1440. H/2019, Lapangan SB3 Kotapinang, Dipadati Ribuan Umat Muslim

Labusel | suarasumut.com  –  Ribuan Ummat islam memadati lapangan SBBBK Kotapinang melaksanakan Sholat sunnah Idul …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.