Beranda ›› Foto & Video ›› Bawa 7 Anak Nias, Pria Asal Deli Serdang Diamankan

Bawa 7 Anak Nias, Pria Asal Deli Serdang Diamankan

Gunungsitoli, suarasumut.com — Karena hendak membawa 7 orang anak di bawah umur asal Kabupaten Nias Selatan ke luar Pulau Nias, BP (35) warga asal Kabupaten Deli Serdang diamankan di Mapolres Nias, Selasa (14/7).

Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polres Nias bersama Pusat Kajian Perlindungan Anak (PKPA) akan melakukan klarifikasi dan mendatangi keluarga ke tujuh anak yang akan dibawa BP ke luar Pulau Nias.

BP yang ditemui wartawan sebelum diamankan di Mapolres Nias, mengakui jika ke tujuh anak yang diperkirakan berusia 8 – 15 tahun (3 pria dan 4 wanita) berasal dari Desa Orahili, Kabupaten Nias Selatan.
Ke tujuh anak yang identitasnya masih dirahasiakan, hendak dibawa ke luar Pulau Nias untuk di sekolahkan. Anak anak tersebut menurut BP, akan dititip kepada orang tua asuh di beberapa daerah yang ada di Sumatera Utara.

Namun, BP tidak dapat memperlihatkan surat persetujuan orang tua ke tujuh anak tersebut, maupun surat keputusan/penetapan Pengadilan jika ke tujuh anak tersebut telah diadopsi atau memiliki orang tua asuh.

Ironisnya, ketika ditanya berasal dari yayasan mana, BP tidak dapat menjawab, dan terkesan menghindar dari wartawan. BP juga tidak dapat memperlihatkan surat surat yayasan dimana selama ini dia bernaung dengan dalih telah tinggal dan belum dibawa.

Koordinator Advokasi PKPA Kepulauan Nias Khairidani Purnamawati yang ditemui wartawan di Mapolres Nias pada hari yang sama menegaskan, saat ini ke tujuh anak yang dibawa BP belum bisa dikategorikan sebagai korban trafikking.

Menurut dia, ke tujuh anak tersebut berasal dari Desa Orahili, Kabupaten Nias Selatan, dan hendak dibawa ke luar daerah untuk disekolahkan. Dia mengakui, BP tidak bisa memperlihatkan surat jalan dan persetujuan orang tua para anak tersebut.

“PKPA dalam hal ini hanya dapat membantu dan tidak berniat menghalangi anak anak tersebut untuk mendapat pendidikan dan tidak berniat menghalangi. Kita hanya menunggu hasil penyelidikan dari Polres Nias,” ujar Khairidani kepada wartawan.

Kepada wartawan, Khairidani memberitahu, saat diwawancarai, ke tujuh anak tersebut mengaku hendak dibawa ke luar daerah oleh BP untuk disekolahkan. Maka untuk memastikan status para anak tersebut, PKPA akan mendatangi orang tua anak anak tersebut dan kepala desa.

PKPA juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait atau pemerintah daerah Nias Selatan untuk mendapat kejelasan dan status ke tujuh anak tersebut, dan jika perlu menruut Khairidani, PKPA akan mengurus surat jalan ke tujuh anak tersebut.

Pjs.Paur Humas Polres Nias Aiptu.Osiduhugo Daeli yang dihubungi wartawan melalui telepon seluler, Rabu (15/7), membenarkan jika unit PPA Polres Nias sempat mengamankan pria asal Deli Serdang berinisiap BP.
BP diamankan karena membawa tujuh orang anak tanpa surat resmi dan setelah dilakukan pemeriksaan, ke tujuh anak tersebut hendak dibawa ke luar daerah untuk disekolahkan. Keberangkatan ke tujuh anak tersebut juga atas persetujuan orang tua.

“BP lama tinggal di desa dimana ke tujuh anak tersebut berasal, dan sebelumnya BP telah membawa abang dari salah satu anak tersebut untuk disekolahkan di luar daerah. BP tidak bisa dijerat dengan trafikking, karena keberangkatan ke tujuh anak tersebut atas persetujuan orang tua,” tutur Pjs.Paur Humas Polres Nias kepada wartawan melalui telepon seluler.(sw/ss/gs)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.