Beranda ›› Foto & Video ›› Aniaya Satpam RSUD Gunungsitoli, Oknum TNI Diamankan Polisi Militer

Aniaya Satpam RSUD Gunungsitoli, Oknum TNI Diamankan Polisi Militer

Gunungsitoli | suarasumut.com  —  Karena menganiaya Satpam Junimanto Lase dan Sofumano Laoli yang bertugas di Rumah Sakit Umum Gunungsitoli, Oknum anggota TNI dari satuan Kopasus Cijantung Serda SW, diamankan personil Sub DemPom ½-5 Nias.

Selain menganiayaan dua Satpam RSUD Gunungsitoli, Serda SW juga menganiaya dua petugas parkir RSUD Gunungsitoli Buala Zebua dan Elisaba Zebua.

Penganiayaan terhadap keempat korban oleh oknum TNI terjadi di halaman RSUD Gunungsitoli, Jalan Ciptomangunkusumo, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Kamis (5/5) sekitar pukul 16.30 wib.

Akibat melakukan penganiayaan terhadap Satpam dan petugas parkir RSUD Gunungsitoli, kini Serda SW telah diamankan dan ditahan di sel tahanan Sub DenPom ½-5 Nias untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kordinator Satpam RSUD Gunungsitoli Martin Markus Zebua yang ditemui usai kejadian mengungkapkan, penganiayaan terhadap Satpam dan tukang parkir di RSUD Gunungsitoli akibat pertengkaran yang terjadi antara istri pelaku dengan Satpam dan tukang parkir RSUD Gunungsitoli kemarin, Rabu (4/5).

Kala itu istri pelaku yang menjaga anaknya di RSUD Gunungsitoli ditegur Satpam, karena keluar masuk halaman RSUD Gunungsitoli dengan sepeda motor tanpa memarkirkan sepeda motornya di tempat parkir yang telah tersedia.

Akibat ditegur, istri pelaku marah dan sempat terjadi pertengkaran dengan Satpam dan petugas parkir. Tetapi kejadian tersebut menurut Martin telah dia damaikan, dimana istri pelaku dan Satpam serta tukang parkir sudah saling memaafkan dan berjabat tangan.

“Bagaimana istrinya tidak ditegur, dia keluar masuk RSUD Gunungsitoli dengan sepeda motor, tanpa memarkirkan sepeda motornya di tempat parkir. Dia membawa langsung sepeda motornya dibagian belakang RSUD Gunungsitoli, sehingga Satpam harus mengangkat portal setiap dia masuk dan keluar. Karena berulangkali, dia ditegur, dan diminta untuk memarkirkan kendaraanya di tempat parkir,” ungkap Martin.

Salah satu korban Junimanto Lase mengaku tidak tahu mengapa tiba tiba dia dipukul oknum tersebut. Bahkan dia bersama rekan rekannya juga diancam dengan pistol setelah dipukuli oleh oknum TNI tersebut.

Namun, mereka bisa lolos dari kejadian, karena masyarakat yang menyaksikan mereka dipukul dan diancam dengan pistol marah dan mengejar pelaku yang kabur ke belakang RSUD Gunungsitoli.

Atas kejadian yang mereka alami, menurut Junimanto, dia mengalami luka ditangan kanan, memar dan sakit diselangkanagan, kaki akibat ditendang, dan sekujur tubuh akibat dipukuli terus menerus. Mereka jug akan melaporkan kejadian tersebut ke Sub DenPom ½-5 Nias supaya pelaku dihukum.

“Kami dipukul tanpa ada pembicaraan sebelumnya, tiba tiba tidak ada angin dan hujan, dia datang dan memeukul kami yang sedang berjaga di halaman RSUD Gunungsitoli pukul 16.30 wib. Dari informasi yang kami dengar, dia adalah personil TNI yang bertugas di Mako Kopasus Cijantung berinisial Serda SW,” terang Junimanto..

Pihak Sub Denpom ½-5 Nias hingga belum bisa memberikan keterangan, dan mengakui jika pelaku sudah diamankan dan ditahan di sel tahanan Sub DenPom ½-5 Nias untuk penyelidikan lebih lanjut.(sw/ss-gs)

Lihat Juga

Tingkatkan Produksi Minyak, Pertamina Disarankan Fokus Kegiatan WOWS

JAKARTA | suarasumut.com  –  Menanggapi pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.