Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Akibat Tak Berizin, Sky Karoeke Ditutup Paksa

Akibat Tak Berizin, Sky Karoeke Ditutup Paksa

Rantauprapat, suarasumut.com – Pihak Polres Labuhanbatu menutup paksa tempat hiburan Sky Karoke yang berlokasi kawasan Jalan Jendral Ahmad Yani Rantauprapat, Rabu (24/6/2015) malam, sekitar pukul 22.30 WIB. Penutupan paksa itu dilakukan pihak kepolisian lantaran Sky Karoke yang juga diketahui tak mengantongi izin tersebut tetap nekat buka pada bulan suci Ramadhan.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardhie SIK MH melalui Kasat Binmas Polres Labuhanbatu AKP M Syahril mengatakan, operasi penertiban tempat hiburan yang membandel itu dilakukan dalam rangka menciptakan kekhusyukan, kenyamanan dan kehikmatan memasuki hari ketujuh bulan suci Ramadhan.

Penertiban Sky Karaoke itupun, katanya, dilakukan berdasarkan Surat Bupati Labuhanbatu No : 331.1/1125/Satpol PP/2015,16.06.15, tentang himbauan kepada pengusaha hiburan/Karaoke,cafe yang menjual miras dan tersedianya praktek prostitusi untuk menghentikan atau menutup usahanya agar tidak mengganggu ketenangan dan ketertiban masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah puasa.

“Selain itu, penertiban ini juga kita lakukan berdasarkan Surat Kapolres Labuhanbatu No : B/4.346/VI/2015/Binmas, 19.06.15 perihal himbauan penutupan tempat hiburan,” ujarnya.

Masih kata Syahril, dalam operasi penertiban Sky Karoke itu, pihaknya juga mengamankan seorang Suvervisor dan puluhan pengunjung di lokasi tempat hiburan tersebut.

“Seorang Suvervisor yang kita amankan itu bernama Ari Nasution beserta puluhan pengunjung. Mereka kita gelandang ke Polres untuk selanjutnya kita data dan diberikan pembinaan,”jelasnya.

Dia menegaskan, pihaknya akan tetap memantau tempat-tempat hiburan lainnya yang tetap nekat membandel membuka usahanya pada bulan suci Ramadhan tahun ini.

Sky Karaoke yang terletak di Jalan Ahmad Yani Rantauprapat nekat beroperasi meski tidak mengantongi izin, padahal seharusnya pihak pengelola terlebih dahulu mengantongi izin gangguan dan izin tempat hiburan agar bisa beroperasi.

“Belum ada diterbitkan izin untuk Sky Karaoke oleh Badan Perizinan,” kata Armen, staf yang membidangi perizinan hiburan Badan Perizinan dan Penanaman Modal Kabupaten Labuhanbatu, ketika dikonfirmasi, Rabu (25/2).

Menurut Armen, hanya ada beberapa tempat karaoke di Rantauprapat yang telah mengantongi izin dari pemerintah. Namun khusus untuk Sky Karaoke, pihaknya belum pernah menerbitkan izin tersebut. Armen menyebutkan, beroperasi tanpa izin sudah melanggar aturan yang ada, sehingga pihaknya menyarankan agar media mempertanyakan hal itu kepada  Satpol PP terkait tindakan apa yang bisa dijatuhkan.

Menjamurnya tempat hiburan termasuk Sky Karaoke yang tidak memiliki izin menjadi kekhawatiran tersendiri di kalangan masyarakat, karena bisa saja dikhawatirkan tempat karaoke bisa disalahgunakan untuk melakukan perbuatan negatif.

“Kita minta pemerintah setempat menindak, karaoke yang tidak memiliki izin karena bagi usaha karaoke tak berizin
tidak bisa dikontrol oleh pemerintah. Sehingga bisa saja hanya dijadikan kedok sebagai untuk berbuat mesum,” kata Anjar, warga Rantauprapat.

Sementara itu Anto, selaku Manager Sky Karaoke menyangkal jika pihaknya tidak memiliki izin, menurutnya izin tersebut telah diurus oleh sang pemilik, namun karena pemilik Sky Karaoke berada di luar negeri, sehingga pihaknya belum bisa memperlihatkanya.(ab/ss/rp)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.