Beranda ›› Headline ›› Agak Lama Menunggu, Wartawan Tapteng Seketika Bubar Dari Ruangan

Agak Lama Menunggu, Wartawan Tapteng Seketika Bubar Dari Ruangan

Tapteng  |  suarasumut.com  –  Terkait acara temu pers yang dilaksanakan Pemkab Tapteng di gedung Aula kantor Bupati Tapteng sempat ricuh dipicu atas ketidak disiplinan waktu yang agak terlalu lama memulai acara temu pers. Hal tersebut dikatakan beberapa wartawan yang merasa dilecehkan atas waktu yang di ulur-ulur.

“Pulang saja kita semua dari sini, ini waktu sudah berjalan agak terlalu lama, masih banyak lagi yang waktu pada tempat lain,” ajak salah satu yang mengaku koordinator media cetak mingguan sekira pukul 14.30 wib Rabu 11 November 2015.

Atas ajakan tersebut, sontak sejumlah wartawan yang berada di dalam ruangan temu pers bubar seketika. Salah seorang wartawan surat kabar mingguan Tipikor Yasrul Nazara saat menambahkan merasa kecewa atas ketidak disiplinan waktu yang sudah ditentukan dalam undangan.

”Padahal didalam undangan tertulis acara hadir mulai pukul 14.00 Wib, tapi sampai sekarang acara belum di mulai, kalau tidak siap mengisi waktu dalam temu pers , wartawan jangan di lecehkanlah,” tegas Nazara.

Tidak beberapa lama kemudian, Plt Bupati Tapteng Sukran Jamilan Tanjung SE MM keluar dari ruang kerja kantor Bupati Tapteng yang di damping Plt Kabag Humasy Tapteng Marzuki SAP serta pimpinan SKPD yang menghadiri acara temu Pers.

“Keterlambatan untuk memulai acara akibat dari banyaknya jadwal kegiatan hingga terlambatnya makan siang. Kalaupun Plt Kabag Humasy tadi tidak mengisi waktu sebagai moderator pembukaan acara, itu mungkin satu pembelajaran tahap awal bagi kita, namanya baru menjabat pelaksana tugas (Plt) apa bedanya dengan saya selaku saya dulu Plt Bupati Tapteng,” terang Sukran pada temu persnya (ph/ss/tt)

Lihat Juga

PD Gerakan Pemuda Alwashliyah Labusel Dilantik

Labusel | suarasumut.com  –  Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Selatan dilantik …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.