Beranda ›› Headline ›› 30 Desa Di Tapteng Tidak Ada Sinyal Telepon Seluler

30 Desa Di Tapteng Tidak Ada Sinyal Telepon Seluler

Tapteng, suarasumut.com – Dinas Perhububungan Informasi dan Komunikasi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Dishubinfokom Tapteng) telah memberitahukan terhadap Kementerian Dishubinfokom dan pihak pengelolah tower swasta, bahwa masih ada sebahagian desa yang masih blank spot informasinya (tidak ada sinyal telepon seluler) tidak terealisasi di Tapteng.

Kepala Dishubinfokom Tapteng Erman Syahrin Lubis S Sos melalui Kepala Bidang Kominfo Sonny Juanda Nasution ST diruang kerja mengatakan, menurut pantauan dilapangan, ada sepuluh kecamatan tiap desa yang belum ada sinyal telepon seluler dan ini akan terlaksana ditahun 2016, jika bantuan dari kementerian Dishubinfokom terealisasi.

”Diantara yang sepuluh kecamatan, tiap desanya sudah kita usulkan ke kementerian dishubinfokom dan pihak swasta pemilik tower, maka ditahun 2016 ini akan terealisasi berkisar 50% dari 10 kecamatan,”ungkap Sonny.
Sonny membacakan, kesepuluh kecamatan yang ada ditiap desa yang blank spot terhadap media. ”Ini berdasarkan pantauan kami selama ini dilapangan ada 30 desa letak titik yang tidak ada sinyal telepon seluler termasuklah itu Kecamatan Manduamas, terdiri dari 4 desa yakni Desa Saragih, Desa Tambah Nanjur, Desa Binjohara Uruk, dan Desa Binjoharabaru,”jelasnya.

“Kecamatan Barus Utara ada 4 desa yakni Desa Sihorbo, Desa Hutaginjang, Desa Purbatua dan Desa Siharbangan. Namun kecamatan lalu kata Sonny, di Kecamatan Sorkam hanya satu desa yakni Desa Dolok Pantis, Kecamatan Pasaribu Tobing ada 2 desa yakni, Desa Sipakpahi dan Desa Simargarap. Kecamatan Kolang ada 6 desa yakni Desa Rawa Makmur, Desa Markati Nauli, Desa Sipakpahi, Desa Hudopa Nauli, Desa Pargariangan dan Desa Simarpinggan. Kecamatan Tapian Nauli (Poriaha) ada 4 desa Desa Aloban Bair, Desa Bair, Desa Mela Dolok dan Desa Nauli IV,”tuturnya.

Masih diungkapkan Kabid Kominfo Tapteng, selanjutnya Kecamatan Tukka, ada 3 desa yakni Desa Tapian Nauli Saurmanggita, Desa S Kalangan II dan Desa Sigiring-giring (sebagian wilayah). Kecamatan Sibabangun ada 2 desa yakni, Desa Muara Sibuntuon dan Desa Sibio-bio. Kecamatan Sukabangun ada 2 desa yakni, Desa Sihapas dan Desa Pulo Pakkat II. Kecamatan Lumut ada 2 desa yakni Desa Masundung dan Desa Sialogo.

“Kita akan melihat, kecamatan mana yang mencakup banyak masyarakatnya, baru selanjutnya kita sesuaikan dengan permintaan masyarakat Tapteng dan kerjasama yang baik dari pihak usaha swasta lainya,”imbuhnya.

Ia berharap, jika itu nantinya terlaksana dengan baik sesuai permintaan dan keinginan masyarakat, maka informasi di daerah Tapteng tidak akan tertinggal lagi. ”Mudah-mudahan cepat terealisasi secepatnya dan kita berharap Media Kominfo Centre (pusat) akan berdiri di Tapteng seperti di daerah lain seperti Tobasa,”harap Sonny.(ph/ss/tt)

Lihat Juga

Banggar DPRD Dan TPAD Pemkab Labusel Bahas APBD 2020

LABUSEL | suarasumut.com  –  Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) bersama Tim Anggaran …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.