Beranda ›› Headline ›› Kajari Hentikan Kasus Dana Reses DPRD Kota Tebingtinggi 2017?

Kajari Hentikan Kasus Dana Reses DPRD Kota Tebingtinggi 2017?

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Kasus Dana reses DPRD kota Tebingtinggi 2017 hasil temuan BPK yang telah terjadi kerugian negara sebesar Rp 600 juta, penyelidikannya telah dihentikan Kejaksaan Negeri Kota Tebingtinggi demi aspek kebijaksanaan.

“Hal itu dikarenakan semua anggota Dewan telah mengembalikannya dimana negara tidak dirugikan dan mengingngat tahun politik 2019,”kasus ini saya hentikan/ditutup.

Saat media menanyakan apakah tidak melanggar UU Tipikor No 31 tahun 1999 Pasal 4, Kajari dengan tegas mengatakan tidak, karena kasus ini masih tahap penyelidikan di Kejaksaan belum penyidikan.

Hal itu ditegaskan Kajari kota Tebingtinggi Mhd Novel saat menjawab pertanyaan Elemen pemuda/Mahasiswa Kota Tebingtinggi yang berunjuk rasa di kantor Kejaksaan Negeri jalan Yos Sudarso, Rabu 9 Januari 2019.

Dihadapan para mahasiswa yang berjumlah 6 orang di Ketuai Lupti Panggabean, Firdaus dan kawan kawan saat diterima berdialog dikantor Kajari dihadiri Kasi Intel Kejaksaan Chandra diwakili Tulus Sianturi SH, termasuk Kasat Intel Polres AKP Nazaruddin, Kasat Sabhara AKP Cahyadi, kru media, Kajari berjanji siap menerima aspirasi Mahasiswa/masyarakat Kota Tebingtnggi dalam hal penegakan hukum, pemberantasan korupsi seperti pengaduan para mahasiswa.

Kajari sampaikan ucapan terimakasih atas tuntutan para mahasiswa terkait dugaan kasus yang terjadi di Dinas Pertanian Kota Tebingtinggi tentang praktek KKN Jalan Usaha Tani 2014, proyek Keramba Ikan, Pakan Ternak, proyek Hutan Kota, pembangunan Pasar kecamatan di Kelurahan Mekar Sentosa, dimana Kejaksaan unit Tindak Pidana Khusus segera lakukan penyelidikan sampai tuntas.

Dalam liputan media lebih lanjut para elemen mahasiswa yang mengatasnamakan masyarakat Tebingtinggi dalam orasinya didepan kantor Kajari juga menyebutkan agar Walikota Ir Umar Zunaidi MM copot Kadis Pertanian yang diduga hanya menghambur hamburkan uang negara. “Jika tidak percaya mari chek bersama, turun bersama semua stake holder hukum, wahai KPK tolong turun ke Kota Tebingtinggi, kiita bongkar semua tabir ini,”ungkap para pengunjuk rasa.

“Kota Tebingtinggi ini bagian dari Indonesia, Ingat KPK, sekali lagi ingat KPK,” jelas Mahasiswa dengan bersemangat. (as/ss-tt)

Lihat Juga

Pemkab Labusel Raih Opini WTP Ke 6 Kalinya

LABUSEL | suarasumut.com  –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan kembali terima penghargaan Opini WTP dari Badan …

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.