Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Warga Serahkan Orang Utan Ke BKSDA

Warga Serahkan Orang Utan Ke BKSDA

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Seorang warga menyerahkan Simpanse Siamang kepihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Sumut.

Hewan berusia 4 tahun yang diberi nama Suneo ini, sejak bayi dipelihara keluarga Dewi Apraini, warga Lingga Tingga, Bilah Hulu, Labuhanbatu.

“Ini sudah berumur empat tahun,” aku Dewi, Sabtu (15/4/2017) di Mapolres Labuhanbatu.

Awal mula dirinya memelihara orang utan itu, katanya ketika mereka membuka areal perkebunan di kawasan Sorek, Riau.

Pekerja kebun mereka, katanya mendapati bayi Simpanse tersebut jatuh dari pepohonan. Karena dikira sudah mati, pekerja tersebut menyerahkan kepadanya. Dan mendapati Mawas itu masih bernyawa, selanjutnya dia, kata Dewi memelihara hingga saat ini.

Agar tak menyebar penyakit Rabies, Dewi juga memvaksin binatang peliharaannya tersebut. Selain itu, untuk menjaga kesehatan hewan itu, dia juga menjaga jenis makanan.

Keseharian, mereka memberi Suneo makan dan minum berupa roti-rotian dan susu. “Kadang juga makan nasi dan buah-buahan,” tambah Dewi.

Menurutnya, menyerahkan binatang tersebut ke pihak BKSDA agar dapat terpelihara secara lebih baik lagi. “Dan, Suneo dapat berteman dengan hewan sejenis lainnya,” paparnya.

Serah terima hewan yang dilindungi UU tersebut dilakukan di Mapolres Labuhanbatu kepada pihak BKSDA wilayah III Sumut.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Muhammad Firdaus SIK melalui Kanit Tipiter Iptu Aman Purba mengatakan kalau pihak kepolisian awalnya mendapat informasi tentang adanya penangkaran Simpanse Siamang disebuah rumah warga di Lingga Tiga, Bilah Bulu.

Mendapat informasi itu, pihaknya langsung turun kelokasi dan benar mendapati seekor Simpanse Siamang berwarna hitam yang dipelihara dikediaman Dewi Apriani.

“Dan saat itu si pemilik tak dapat menunjukkan izin penangkaran, hingga hewan yang dilindungi itu kita amankan ke Mapolres Labuhanbatu,”ujarnya.

Untuk proses lebih lanjut, pihaknya pun, kata Aman, telah berkoordinasi dengan pihak BBKSDA Sumut Wilayah III, agar hewan dilindungi itu dapat dikembalikan kehabitatnya.

“Dan hari ini kita lakukan serah terima hewan Siamang tersebut kepada pihak BBKSDA, dengan disaksikan pemilik Dewi Apriani,”ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Aman juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan penangkaran hewan-hewan yang dilindungi secara ilegal, agar hewan-hewan yang dinyatakan hampir punah itu tetap terjaga.

“Jadi bagi siapa pun masyarakat yang masih memelihara hewan-hewan dilindungi untuk segera menyerahkannya ke Polres Labuhanbatu, atau bisa langsung menyerahkannya ke pihak BBKSDA,” harapnya.

Sementara Kepala Seksi Wilayah V Bidang Wilayah III BBKSDA Sumut Refdi Azmi menegaskan kalau Simpanse Siamang peliharaan Dewi Apriani tersebut termasuk hewan yang dilindungi karena populasinya yang hampir punah.

Dia pun mengatakan kalau pihaknya akan melakukan rehabilitasi terhadap hewan dilindungi itu untuk selanjutnya dilepas ke habitatnya.(ab/ss-lb)

Lihat Juga

Bupati Pangonal: Satpol PP Yang Tidak Terindikasi Narkoba, Kontraknya Diteruskan

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Upaya peningkatan pelatihan tekhnis operasi pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol ...