Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Walikota Tebingtinggi Buka Seminar Keperawatan

Walikota Tebingtinggi Buka Seminar Keperawatan

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Walikota Tebingtinggi Ir H.Umar Zunaidi Hasibuan MM membuka resmi seminar Keperawatan yang dilaksanakan PPNI Kota Tebingtinggi, Senin (28/3) di Gedung Hj.Sawiyah dengan Nara sumber Ketua PPNI Sumut Evi Karota Bukit SKp.MNS.

Dikatakan Walikota, menjadi seorang perawat adalah merupakan satu profesi yang terhormat dan mulia. dan peluang kini semakin besar dengan berlakunya MEA, karena salah satu lowongan pekerjaan menjadi kesekatan bersama negara-negara ASEAN.

“Dan tentunya tenaga perawat yang nantinya berpeluang untuk itu adalah mereka-mereka yang telah mempunyai STR dan SKP yang merupakan salah satu kewajiban yang dimiliki seorang tenaga perawat,”jelasnya.

Untuk memperoleh STR dan SKP ini seorang perawat harus wajib melalui ikut ujian guna memperoleh hasil perawat yang profesional,dan mampu melaksanakan tugasnya sesuai dengan keilmuan yang dimiliki.

Disampaikannya seorang perawat itu tidak hanya memenuhi STR dan SKP nya saja, melalinkan juga harus mampu menjaga etika sebaik-baiknya.

“Jangan pula perawat dalam menghadapi pasiennya dengan memperlihatkan muka yang seram-seram dan nada suara keras, perlakukan pasien itu dengan santun, sapa, senyum dan sentuh harus menjadi suatu karakter bagi setiap perawat, dan hal ini bisa menjadi obat bagi seorang pasien,”ujarnya.

Diingatkan Walikota, sesama perawat pun saat ini terjadi persaingan untuk memperoleh pasien khususnya pasien yang akan melahirkan dengan membawa pasien ke klinik tertentu dengan mendapatkan imbalan.

“Hal semacam ini harus disikapi dengan bijak, karena adanya isu miring pasien selalu dikenakan biaya yang sangat tinggi, bahkan ada pula pasien BPJS yang harus bayar dengan istilah biaya “cuci tangan”, saya berharap hal-hal semacam ini jangan sampai terjadi,”pinta Walikota.

“Kepada perawat yang belum memiliki STR dan SKP agar segera melengkapinya, dan jika tidak mau, lebih baik tidak usah jadi perawat, mungkin jadi Satpol aja lebih baik,”canda walikota.

Sebelumnya Ketua PPNI Kota Tebingtinggi Ernawati Lubis.S.Pd.M.Kes dalam laporannya jumlah perawat di Tebingtinggi 719 orang dan yang sudah memiliki STR dan menjadi anggota PPNI 361 orang (50,2%).

Seminar diikuti 250 orang perawat dari RSU dan Balai Pengobatan yang ada di Tebingtinggi dan berlangsung sehari penuh dengan narasumber Ketua PPNI Provsu, KP2T Tebingtinggi dan Dinas Kesehatan Tebingtinggi.

Acara tersebut dihadiri Plt.Kadis Kesehatan, Direktur RSUD Kumpulan Pane dr.H.Nanang Fitra Aulia Sp.PK dan para pimpinan RSU se Kota Tebingtinggi. (ag/ss-tt)

Kata kunci terkait:
alamat ppni kota tebing tinggi, alamat kantor PPNI kota tebing tinggi, tentang masalah hukum apin leu

Lihat Juga

OPD Pemkab Labuhanbatu Laksanakan Bhakti Sosial Ke Panti Asuhan

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Dalam rangka memperingati Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang ke-72 Tahun ...