Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Walikota : Sensus Ekonomi Agar Diisi Dengan Jujur Dan Benar

Walikota : Sensus Ekonomi Agar Diisi Dengan Jujur Dan Benar

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Pemerintah Kota Tebing Tinggi di Bulan Maret 2016 akan melaksanakan sensus ekonomi dan diharapkan masyarakat warga dapat mengisi dan menjawab pertanyaan dengan jujur dan benar, agar memperoleh data yang akurat nantinya.

Tidak lagi ada kesalahan data untuk pemberian bantuan bagi warga kurang mampu, seperti yang terjadi saat ini, ada warga yang tidak layak menerima bantuan menerimanya, sementara yang layak menerima tidak menerima, itu akibat data tidak akurat.

Hal ini disampaikan Walikota Tebing Tinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan, bersama Wakil Walikota H.Oki Doni Siregar, Sekdako Johan Samose Harahap didampingi Kepala SKPD dalam acara dialog interaktif anatara Pemko Tebing Tinggi dengan masyarakat di Keluarahan Mekar Sentosa, Jumat (19/2).-

Disampaikannya sensus ekonomi itu penting dan diperlukan untuk memperoleh data yang akurat, banyak gunanya terutama untuk penyaluran bantuan bagi keluarga miskin seperti Raskin dan BPJS serta bantuan lainnya agar tepat sasaran.

Sambungnya, Camat, Lurah dan kepala lingkungan diharapkan ikut berperan aktif membantu para petugas yang melakukan sensus ekonomi, dan jangan hanya dikerjakan dibelakang mengisi formulirnya, tetapi lihat dan data secara langsung, agar orang yang sudah meninggalkpun ikut terdata.

Walikota juga mengingatkan data-data kependudukan di wilayah masing-masing kelurahan agar terus di update, jangan sampaikan data yang sudah beberapa tahun silam dan warga diharapkan melengkapi surat administrasi kependudukannya seperti KTP, KK, Akte Lahir atau Akte Kematian, semuanya diperoleh secara gratis.

Diingatkan Walikota, kepada warga masyarakat yang ikut dipengajian atau majelis taklim agar memahami Islam secara utuh untuk tidak mudah terpengaruh dengan ajaran yang menyimpang mengatasnamakan Islam, Islam merupakan agama yang penuh rahmat dan barokah.

Kepada para orang tua diharapkan pula mendidik anak-anaknya sejak dari dini tentang agama agar kedepan anak-anak punya bekal ilmu agama yang benar dan tidak mudah terpengaruh dengan ajaran sesat.

Bagian lainnya disampaikan Umar Zunaidi Hasibuan, tentang sampah agar jangan dianggap sebagai beban, tetapi bisa dimanfaatkan menjadi barang-barang bernilai ekonomi, bisa dijadikan pupuk dan dimanfaatkan untuk tanaman dan menambah pendapatan ekonomi keluarga.

“Semua itu bisa dilakukan apabila kita punya kemauan dengan memisahkan sampah organik dan non organik dimulai dari rumah tangga masing-masing, hasilnya dikumpulkan yang non organik ke bank sampah, setiap bulannya hasilnya bisa untuk membayar listrik,”ujarnya.

Berkaitan dengan masalah Kesehatan terutama tentang DBD, diharapkan Walikota agar walikota menjaga lingkungan terutama parit dan air yang tergenang harus tetap dibersihkan secara bergotongroyong, jangan biarkan banyak air yang tergenang itu merupakan sumber berjangkitnya penyakit.

“Budaya gotong yang merupakan budaya nenek moyang kita, jangan ditinggalkan dan menjaga kebersihan itu dimulai dari rumah kita sendiri dan merupakan tanggungjawab kita bersama, bukan hanya Pemerintah Kota saja,”sambung Walikota.

Dilanjutkan penyerahan bantuan berupa, KK, Akte Lahir, Bibit ikan dan bibit tanaman kepada warga Karang Taruna, SK bilal mayit dan penggali kubur dan pemberian beras kepada 60 orang tua jompo.(ag/ss-tt)

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...