Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Walikota, Pelajar Aliyah harus Pertahankan Karakter

Walikota, Pelajar Aliyah harus Pertahankan Karakter

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan mengingatkan, semakin turunnya tingkat kesantunan anak-anak zaman sekarang meskipun tingkat pendidikannya semakin tinggi harus menjadi perhatian bersama, khususnya di kalangan orangtua dan guru-guru di sekolah.

Hal itu disampaikan Umar bersama Wakil Wali Kota, Oki Doni Siregar saat melepas 55 orang pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tebingtinggi Kelas XII angkatan VIII/IX TA 2015/2016, Rabu (12/4/2016) di gedung Hj Sawiyah dan turut dihadiri Kakan Kemenag setempat, Hasbi.

Lebih lanjut dikatakan Umar, selain tempat menimba ilmu, sekolah juga mendidik orang agar memiliki etika dan bertatakrama, baik di sekolah maupun di tengah-tengah masyarakat, dan guru-guru memiliki peran yang besar dalam membentuk karakter siswanya.

“Saya berharap guru tetaplah menjadi orang yang diguguh dan ditiru. Kepada anak-anak pelajar Aliyah, tetap lah menjadi orang berkarakter dan berintegritas, agar tidak mudah terjerumus sebagai pengguna atau pengedar narkoba yang akan merusak segala-galanya,”imbuh wali kota.

Pada acara pelepasan pelajar tersebut, Umar mengajak siswa-siswi Aliyah agar terus semangat dalam meraih cita-cita. “Saya bisa merasakan apa yang sedang dialami anak-anak, rasa gembira, sedih dan haru bercampur menjadi satu, sebab akan meninggalkan kenangan suka dan duka selama menuntut ilmu di MAN. Ini baru langkah awal dan terus lah semangat dalam meraih cita-cita, setelah selesai menempuh bangku sekolah dan memasuki lingkungan baru, tentu situasinya akan berbeda. Tetapi ini harus dijalani dengan ketegaran hati dan tekad yang teguh untuk melanjutkan perjuangan masa depan yang lebih baik,”ujarnya.

Saat ini menurut wali kota, ada 52 juta anak yang sedang bersekolah dan 7 juta orang menjalani masa kuliah. Ini merupakan kompetesi yang ketat bagi setiap mahasiswa yang akan memasuki alam masyarakat bebas, siapa yang lebih siap akan keluar sebagai pemenangnya.

“Persaingan kedepan semakin ketat maka kualitas harus terus ditingkatkan menjadi orang yang cerdas dan santun agar tidak menjadi penonton saja,”pesan Umar.

Menurut Umar, dituntut pola pikir yang terus berkembang menyahuti semua yang akan dihadapi, jika melanjutkan ke universitas harus berfikir secara intelektual sebagai seorang anak mahasiswa. Diingatkan juga kepada anak-anak agar jangan banyak menuntut kepada orang tua, apalagi dengan memaksakan kehendak. “Lihat lah kemampuan orang tua kita, dengarkan nasehatnya dan jangan pernah berputus asa berupaya serta berusaha terus untuk menggapai cita-cita,”ujarnya.

Sebelumnya Kepala MAN Tebingtinggi Hendrik yang baru tiga bulan menjabat sebagai kepala sekolah menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang bekenan melepas siswa/i MAN angkatan VIII/IX tahun 2015/2016.

“Siswa/i yang berhasil tamat terdiri dari 55 orang, jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 19 orang, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 19 orang dan Pendidikan Agama 17 orang, laki-laki 24 orang dan perempuan 31 orang. Dari semua pelajar tersebut. 12 orang diantaranya memperoleh jalur undangan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan saat ini MAN sedang mengusulkan Akreditasi A,”papar Hendrik. (ag/ss-tt)

Lihat Juga

Kapolres : Anggota Polres Labuhanbatu Yang Beck-Up Judi Lapor Ke- Saya

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Polres Labuhanbatu terus gencar memburu pelaku perjudian diwilayah hukumnya. Terbukti dengan ...