Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Walikota: Kiranya OPD Bekerja Sesuai Rencana

Walikota: Kiranya OPD Bekerja Sesuai Rencana

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Tebingtinggi harus berjalan sesuai dengan dengan rencana kerja tahun 2018 yang sudah disusun dan ditetapkan, dan dilaksanakan sesuai dengan tepat waktu.

“Saya berharap diakhir tahun 2018 nanti tidak ada pekerjaan yang belum terselesaikan, terutama pekerjaan yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat, semua harus sesuai dengan regulasinya,”kata Walikota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan.

Itu ia sampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Pemerintah (Rakorpem) awal tahun 2018 bersama Wakil Walikota H.Oki Doni Siregar, Sekdako H.Johan Samose bersama dengan segenap pimpinan OPD, Selasa (9/1) diruang data Pemko Tebingtinggi.

Dalam Rakorpem tersebut masing-masing OPD dan Bagian memaparkan program kerjanya tahun 2018 diantaranya Bagian Perekonomian dan Pembangunan, bantuan Rastra sebanyak 8.179 Jiwa mulai 1 Januari 2018-Juli 2018, bantuan beras yang diberikan yang selama ini diberikan secara langsung,kini melalui secara elektronik lewat e-warung.

Untuk penerapan Rastra Madani pembagiannya diselarasakan dengan bantuan pusat 1o Kg beras, tanpa biaya pengganti, dan untuk melayaninya telah disiakan 12 e-Warung yang disiapkan Pemko Tebingtinggi dan terus dalam pembinaan.

Walikota mengingatkan menyarankan dalam pembagian rastra kepada masyarakat khususnya nanti nanti dalam menyambut bulan suci ramadhan dilakukan satu bulan sebelum ramadhan tiba, karena ini sangat dibutuhkan masyarakat yang menerimanya.

Dinas Kesehatan menyampaikan total peserta yang di daftarkan sebanyak 40.796 jiwa dan peserta BPJS dari Kota Tebingtinggi saat sekarang ini sebanyak 27.397 jiwa dari kuota 30.000 jiwa serta peserta BPJS dari Provinsi sebanyak 4.173 jiwa.

Walikota minta agar terus dilakukan validasi ulang mengenai status data kepesertaan BPJS oleh camat dan SKPD, Ketentuan persyaratan BPJS sebelumnya terus dipakai, dana Juklak dan Juknis harus diselesaikan pada akhir Januari ini dan penerimaan PBI tidak tepat sasaran untuk di validasi kembali.

Dinas ketenagakerjaan mengatakan, target daerah untuk UHC saat ini sebesar 95 % warga yang wajib didaftarkan
Walikota mengatakan 22 % target UHC harus dicapai yang berasal dari karyawan lakukan pendataan kepada perusahaan untuk mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS kesehatan.

Kepada kepada Kabag Humas PP diminta untuk terus melakukan sosialisasi lewat pemasangan baliho-baliho perihal mengajak masyarakat untuk masuk BPJS dan sosialisasikan juga melalui radio-radio swasta yang ada di Tebingtinggi.

Dinas Infokom menjelaskan saat ini sudah di terapkan aplikasi si UMAR dan penerapan si MAYA, penggunaan server dapat digunakan mulai 20 Januari 2018, kegiatannya masih terkendala belum masuknya server dari Singapura.

H.Umar Zunaidi Hasibuan minta Ka Dinas Infokom segera lakukan proses pengiriman server secepatnya dan segera di buat BAP serta laksanakan Bimtek langsung ke OPD masing-masing,”ujar Walikota. (ag/ss-tt)

Lihat Juga

Polemik UU MD3 Harus Jadi Pelajaran Bagi DPR

Jakarta | suarasumut.com  –  Meski telah disahkan, revisi UU MD3 menimbulkan polemik. Beberapa pasal dinilai ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *