Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Walikota Gunungsitoli Optimis Kota Gunungsitoli Bisa Mandiri Pangan

Walikota Gunungsitoli Optimis Kota Gunungsitoli Bisa Mandiri Pangan

Gunungsitoli, suarasumut.com — Pelaksanaan panen perdana padi sawah tadah hujan di Desa Tetehosi I, , Kota Gunungsitoli, Senin (9/2), menghasilkan gabah sebanyak 7,52 ton perhektar.
Panen perdana diikuti langsung Walikota Gunungsitoli Drs.Martinus Lase, M.Sp, .Edison Ziliwu, MM, Dandim 0213/Nias, Wakil Ketua DPRD Hadirat ST Gea serta anggota DPRD Kota Gunungsitoli Yanto dan Kadis Pertanian Eliyunus Waruwu.

Pada acara panen perdana padi di sawah milik kelompok tani Sederhana , Walikota mengatakan jika sawah yang ada di Kota Gunungsitoli keseluruhan berjumlah 2000 hektar, namun, pengelolaan sawah tersbeut belum maksimal, sehingga yang masih aktif tidak mencapai 2000 hektar.

Hal tersebut disebabkan kekurangan irigasi, peralatan, kesulitan petani dalam mendapatkan bibit dan pupuk serta kurangnya sumber daya manusia di Kota Gunungsitoli. Dia berharap permasalahan tersebut tidak membuat semangat Pemko Gunungsitoli untuk memberhasilkan program ketahanan pangan di Kota Gunungsitoli luluh.

Dia yakin, dalam tiga tahun kedepan sesuai program pemerintah pusat, dan diupayakan Kota Gunungsitoli mandiri pangan tahun ini. Dengan melakukan penanaman secara maksimal pada sawah seluas 1000 hektar dengan masa panen dua kali setahun, Kota Gunungsitoli menruut dia sudah dapat mandiri pangan.

Pada acara panen perdana juga sempata diselingi dengan acara tanya jawab petani kepada Walikota Gunungsitoli, dimana petani mengungkapkan keluhan dan kesulitan mereka dalam mendapatkan bibit dan pupuk pada saat masa tanam dan masa panen tiba.

berjanji akan melakukan rapat dan mencari akar permasalahan kelangkaan pupuk di Kota Gunungsitoli, dan untuk pengadaan bibit, Walikota melalui Dinas Pertanian akan menfasilitasi pengadaan bibit kepada petani.(sw/ss/gs)

Lihat Juga

Tokoh Lintas Agama Diajak Untuk Menjaga Kamtibmas

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Seluruh tokoh lintas agama yang ada di Kepulauan Nias diajak ikut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.