Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Wali Kota : Pemerintah Wajib Menjaring Aspirasi Masyarakat

Wali Kota : Pemerintah Wajib Menjaring Aspirasi Masyarakat

Gunungsitoli | suarasumut.com — Wali Kota Gunungsitoli Ir.Lakhomizaro Zebua mengatakan, pemerintah Kota Gunungsitoli wajib melakukan penjaringan aspirasi masyarakat secara berjenjang, mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Kota.

Dia juga mengungkapkan, untuk memenuhi amanat UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, maka dilakukan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan tahunan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Gunungsitoli Ir.Lakhomizaro Zebua pada rapat Forum Perangkat Daerah Kota Gunungsitoli tahun 2017 yang digelar di Aula Samaeri, kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Kamis (16/3).

“Forum yang dilaksanakan pada hari, pada hakekatnya merupakan forum strategis bagi seluruh Perangkat Daerah. Tujuannya dalah untuk membahas dan menyepakati secara objektif Rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah dengan memperhatikan hasil-hasil Musrenbang Kecamatan dan Pokok-pokok Pikiran DPRD yang menjadi usulan prioritas pembangunan di Kota Gunungsitoli,” terang Lakhomizaro.

Dia juga memaparkan, arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2018 sebagai tahun ke-II dalam RPJMD Kota Gunungsitoli periode 2016-2021, merupakan upaya lanjutan dari kebijakan pembangunan daerah tahun sebelumnya.
Dilakukan dengan intensitas cakupan yang lebih luas dan diarahkan pada peningkatan cakupan pelayanan pendidikan berkualitas yang semakin merata dan mudah diakses masyarakat, peningkatan cakupan layanan kesehatan yang berkualitas, murah dan mudah diakses masyarakat.

Selain itu, peningkatan kapasitas produksi sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kelautan dan perikanan yang mendukung upaya pengembangan sektor jasa, perdagangan dan industry, peningkatan kapasitas infrastruktur dan prasarana wilayah, dan peningaktan kapasitas tata kelola pemerintahan.

Berdasarkan arah kebijakan pembangunan, tema pembangunan Kota Gunungsitoli tahun 2018 yang telah dirumuskan menurut Wali Kota adalah “ Pengembangan Infrastruktur Wilayah Secara Terintegrasi Dalam Rangka Percepatan Peningkatan Perekonomian Daerah”.

Tidak lupa Wali Kota berharap penetapan Rencana Kerja Perangkat Daerah untuk tahun 2018 melalui forum ini, diselaraskan dengan arah kebijakan dan tema pembangunan Kota Gunungsitoli tahun 2018, serta garis-garis kebijakan yang telah ditetapkan.

“Forum Perangkat Daerah ini dibagi dalam tiga kelompok, yaitu Forum Bidang Ekonomi, Forum Bidang Infrastruktur dan Forum Tata Kelola Pemerintahan, Pelayanan Dasar dan Sosial. Proses pembahasan pada masing-masing forum dilaksanakan untuk memberi ruang kepada Perangkat Daerah dalam memperoleh masukan-masukan konstruktif dari pemangku kepentingan terhadap Rancangan Rencana Kerjanya,” papar Wali Kota.

Dia berharap, perangkat daerah dapat memberikan informasi yang akurat terkait dengan setiap usulan yang berkembang, sehingga rumusan hasil forum dapat menjadi bahan bagi pemutakhiran RKPD Kota Gunungsitoli tahun 2018.

Sebelumnya, Kepala BAPPEDA Kota Gunungsitoli, Drs. Oimonaha Waruwu melaporkan, pelaksanaan Forum Perangkat Daerah Kota Gunungsitoli tahun 2017 bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah dengan usulan program dan kegiatan hasil Musrenbang RKPD di Kecamatan,

Mempertajam indikator serta target program dan kegiatan SKPD sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah, menyelaraskan program dan kegiatan antar perangkat daerah dengan perangkat daerah lainnya dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran sesuai dengan kewenangan untuk sinergi pelaksanaan prioritas pembangunan daerah, dan menyesuaikan pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagu indikatif untuk masing-masing Perangkat Daerah.(al/ss-gs)

Lihat Juga

452 Pramuka Ikuti Perkemahan Internasional 2017 Di Malaysia

JAKARTA | suarasumut.com  –  Sebanyak 452 anggota Gerakan Pramuka akan mengikuti Perkemahan Internasional di Selangor, ...