Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Wali Kota Letak Batu Pertama Pembangunan Taman Wisata Rohani

Wali Kota Letak Batu Pertama Pembangunan Taman Wisata Rohani

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Wali Kota Gunungsitoli Ir.Lakhomizaro Zebua bersama ephorus BNKP Pdt.Tuhoni Telaumbanua dan Forkopimda melakukan peletakan batu pertama pembangunan taman wisata rohani.

Taman wisata rohani yang rencananya akan dibangun patung Yesus, dibangun di lokasi objek wisata Soarowiga yang terletak di Desa Hilinakhe, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli.

Pada acara peletakan batu pertama, Selasa (31/10), Wali Kota Gunungsitoli mengatakan, bahwa secara bersama-sama dimulai satu gerakan spektakuler dalam pembangunan destinasi wisata di Kota Gunungsitoli.

Menurut dia, pengembangan dan pembangunan destinasi wisata baru di kota Gunungsitoli sangat diperlukan, dan Tuhan telah memberi kawasan Soarowiga sebagai lokasi yang tepat untuk mendirikan monumen Yesus Juru Selamat.

“Jika kelak monumen Yesus selesai dibangun, maka itu akan menjadi ikon baru Kota Gunungsitoli secara khusus dan menjadi objek wisata baru di Kepulauan Nias,” ujar Lakhomizaro.

Tidak lupa dia memberitahu, Pemerintah Kota Gunungsitoli saat ini dan tahun 2018 memfokuskan pembangunan sarana dan prasarana gedung kantor dan penataan Kota Gunungsitoli.

Salah satu yang telah dimulai dengan penataan taman Ya’ahowu dan pembangunan monumen peringatan gempa Nias, sekaligus melakukan pelebaran jalan. Upaya penonjolan ikon kota Gunungsitoli seperti masjid al-furqan Kota Gunungsitoli dan keinginan menata Simpang meriam akan dilakukan.

“Taman wisata ini kita tata demikian rupa, supaya monumen yang akan didirikan kelak dapat dilihat dari Kota Gunungsitoli. Sebaliknya dari lokasi wisata ini, kita dapat melihat keindahan Kota Gunungsitoli yang kita persiapkan bersama sama menjadi calon ibukota provinsi Kepulauan Nias,” terang Wali Kota.

Sebelum menutup sambutannya, Wali Kota mengungkapkan, pembangunan monumen dan penataan lokasi taman wisata rohani Soaröwiga membutuhkan biaya yang cukup besar.

Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap agar didukung oleh semua pihak baik seperti Pemerintah Kabupaten SeKepulauan Nias maupun investor lokal dan investor non lokal.

“Tidak dipungkiri, peran serta masyarakat Desa Hilinakhe, Kecamatan Gunungsitoli barat sangat menentukan. Saya menyampaikan terimakasih kepada warga yang telah menghibahkan tanahnya kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli untuk pembangunan wisata baru,” ujar Ir.Lakhomizaro Zebua.

Pada acara peletakan batu pertama, dilokasi taman wisata rohani juga dilakukan penanaman pohon. Tujuan penanaman pohon adalah untuk menambah keteduhan wisatawan pengunjung dan kedamaian bagi pelaku kebaktian Padang dan kegiatan kekeluargaan lainnya.(al/ss-gs)

Lihat Juga

Labuhanbatu Kembali Raih Prestasi Dibidang Lingkungan Hidup

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu setelah menerima Penghargaan terbaik I Tingkat Provinsi Sumatera ...