Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Wali Kota : Kerukunan Harus Tetap Dirawat

Wali Kota : Kerukunan Harus Tetap Dirawat

Gunungsitoli | suarasumut.com  —  Wali Kota Gunungsitoli Ir.lakhomizaro Zebua berharap agar kebersamaan serta kerukunan dan toleransi di Kota Gunungsitoli tetap dirawat dan dilestarikan demi menjaga persatuan dan kesatuan.

Dia yakin, masyarakat Kota Gunungsitoli tidak mudah terpengaruh dengan isu nasional ataupun upaya pemecah belah persatuan masyarakat Kepulauan Nias oleh oknum oknum tertentu.

Hal tersebut disampaikan pada acara perayaan Cap Go meh tahun 2017 yang digelar oleh Perkumpulan Amal Sosial Kota Gunungsitoli (PAS-G) di Taman Ya’ahowu, Jalan Lagundri, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Sabtu (q11/2).

“Saya yakin masyarakat Kota Gunungsitoli tidak mudah terpengaruh dengan isu nasional atau upaya pemecah belah persatuan. Masyarakat dapat mengaplikasikan makna Bhineka Tunggal Ika secara utuh. Saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2568 dan Perayaan Cap Go Meh 2017 untuk umat Konghucu dan masyarakat Tionghoa di Pulau Nias dan Kota Gunungsitoli secara khusus,”ucap Lakhomizaro.

Dia juga memberitahu, Kota Gunungsitoli adalah kota yang majemuk, terdiri dari beragam serta serangkaian perbedaan. Tetapi stabilitas kerukunan antar umat masih terjaga dengan baik, hal ini karena sesama umat tetap menjaga kebersamaan, kedamaian, rasa saling menghargai dan toleransi.

Pada kesempatan yang sama Marinus Gea, Ketua DPP HIMNI yang juga Anggota DPR RI mewakili tokoh masyarakat Nias mengimbau seluruh hadirin untuk menyukseskan program pemerintah. Menyatukan visi kedepan menjadikan Nias menjadi Pulau Impian dan menjadikan Kepariwisataan Kepulauan Nias menjadi destinasi Wisata dunia.

Sebelumnya, Ketua panitia Yanto dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang turut hadir, dan terlebih lebih kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli yang telah hadir dan turut memfasilitasi acara perayaan Cap Goh Me.

Yanto memberitahu, kegiatan tersebut bertujuan merekatkan keberagaman bangsa Indonesia yang kaya akan multi etnis dan multi kultural dibawah bingkai Bhineka Tunggal Ika, sesuai Tema yang diangkat pada perayaan Cap Go Meh yaitu “Perbedaan Itu Indah,”.(al/ss-gs)

Lihat Juga

Bupati Labuhanbatu Hadiri Arahan Mendagri

Labuhanbatu | suarasumut.com  –  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memberikan pengarahan kepada Forum Komunikasi ...