Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Wakil Bupati Nias Minta RKPD Bersifat Penyelesaian Atau Penuntasan

Wakil Bupati Nias Minta RKPD Bersifat Penyelesaian Atau Penuntasan

Nias | suarasumut.com — Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu, SH, MH berharap rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) Kabupaten Nias tahun 2017 lebih bersifat penyelesaian atau penuntasan masalah-masalah pembangunan yang belum tertangani dan terselesaikan hingga tahun 2016.

Target kinerja utama yang perlu mendapat perhatian dalam forum diskusi publik menurut dia adalah bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan penanggulangan kemiskinan, serta pemerintahan dan aparatur.
Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Nias Arosokhi waruwu, SH, MH pada forum diskusi publik yang digelar di kantor Bappeda Kabupaten Nias, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Rabu (10/2).

Pada paparannya, Arosokhi menerangkan pada bidang infrastruktur, harus diperhatikan, sebab masih tersisa kurang lebih 44 desa lagi yang belum terbebas dari isolasi, dan belum dapat dijangkau dengan kendaraan roda empat.

Percepatan pembangunan akses jalan dari Ibukota Kecamatan menuju Ibukota Kabupaten Nias yang baru, pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada sentra produksi dan unit-unit pelayanan masyarakat.

Melanjutkan peningkatan struktur konstruksi jalan dengan aspal hotmix pada beberapa ruas jalan strategis dan jalan dalam ibukota Kecamatan, mengembangkan infrastruktur kawasan ekonomi dan pariwisata, melanjutkan pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan seperti pembangunan lanjutan kantor Bupati Nias, kantor DPRD serta kantor SKPD, dan menyediakan energi listrik dan pembangunan PLTS di desa-desa yang tidak terjangkau PLN.

Pada bidang pendidikan, perlu diperhatikan peningkatan kualitas tenaga kependidikan melalui peningkatan jenjang pendidikan guru, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, peningkatan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan. Pengadaan rekrutment guru bantu daerah (GBD) dalam menanggulangi kekurangan guru, dan khusus untuk pembangunan unit sekolah baru hendaknya dikaji kembali secara matang, karena keterbatasan guru hampir diseluruh jenjang pendidikan.

Bidang Kesehatan harus dilakukan peningkatan sarana dan prasarana serta kualitas pelayanan di unit unit pelayanan kesehatan, implementasi jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) atau meningkatkan kualitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Gunungsitoli melalui pengembangan sarana dan prasarana perawatan.

Untuk bidang ekonomi dan penanggulangan kemiskinan, Wakil Bupati Nias berharap ada gerakan nyata dalam rangka peningkatan produktivitas pertanian, termasuk di dalamnya swasembada pangan melalui pelaksanaan percontohan yang efektif.

Penyediaan sarana produksi yang terjangkau, penyuluhan, pemberdayaan kelompok tani, pembangunan irigasi , melakukan pembinaan berkelanjutan dan memacu peningkatan produksi pertanian, perkebunan, kelautan dan perikanan, sesuai dengan potensi wilayah.

Melakukan penataan dan optimalisasi pemanfaatan pasar tradisional, penataan lanjutan objek wisata, peningkatan program dan kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat dan tenaga kerja terampil, serta fasilitasi pembangunan lanjutan rumah tidak layak huni.

Terakhir pada bidang pemerintahan dan aparatur, dia meminta dilakukan implementasi alokasi dana desa (ADD) sebesar 10 persen, penguatan pemerintahan desa dalam pengelolaan keuangan desa. Meningkatkan kualitas pelayanan publik khususnya pada pelayanan perizinan dan administrasi kependudukan.

Peningkatan penerbitan sertifikat tanah tanah yang telah dihibahkan masyarakat kepada pemerintah daerah, serta pengelolaan aset dan barang milik daerah yang lebih baik sesuai dengan target untuk memperoleh opini terbaik atas hasil audit laporan keuangan daerah.

Dia juga mengimbau semua pihak, supaya bersama sama mengembangkan pemikiran dalam memberikan masukan yang cerdas dan konstruktif tentang program-program dan kegiatan pembangunan prioritas yang akan dilaksanakan satu tahun yang akan datang.

Kepala Bappeda Kabupaten Nias Ir.Agustinus Zega pada kesempatan yang sama juga melaporkan, tujuan pelaksanaan forum diskusi publik adalah untuk menjaring aspirasi pemangku kepentingan dalam tahap awal menghimpun aspirasi atau harapan para pemangku kepentingan terhadap prioritas dan sasaran pembangunan Kabupaten Nias tahun 2017 mendatang dan menjaga kesinambungan pembangunan dan mengisi kekosongan RKPD tahun 2017.(sw/ss/ni)

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...