Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Wabub Sergai, Melalui Bimtek Pengadaan Barang/Jasa, Wujudkan Daerah Bebas KKN

Wabub Sergai, Melalui Bimtek Pengadaan Barang/Jasa, Wujudkan Daerah Bebas KKN

Sergai | suarasumut.com  –  Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya, Rabu (26/10) membuka secara resmi Bimbingan Teknis Permasalahan Hukum Pengadaan Barang/Jasa bagi Kabupaten Sergai, Batubara, Deli Serdang dan Kota Tebingtinggi yang difasilitasi oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa bertempat di aula Sultan Serdang Kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah.

Wabup Darma Wijaya dalam sambutannya menilai bahwa kegiatan ini merupakan sarana yang strategis guna memberikan pemahaman yang sama kepada semua peserta tentang proses pengadaan barang dan jasa sesuai dengan prinsip-prinsip dasar pengadaan barang/jasa sebagaimana diatur dalam Perpres RI No. 54 tahun 2010 dan perubahannya maupun peraturan perundangan lain yang terkait. Melalui bimtek ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dalam Unit Layanan Pengadaan (ULP) dapat melaksanakan proses pengadaan secara benar dan tidak melanggar aturan hukum yang berlaku.

Lebih lanjut dikatakan Wabup Sergai bahwa berdasarkan perubahan-perubahan aturan yang sangat signifikan, terkait dengan kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah, harus dilakukan melalui lelang secara elektronik dengan proses secara terbuka melalui pengumuman rencana umum pengadaan melalui Sistem Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).

“Dengan demikian momentum ini hendaknya dijadikan sebagai sebuah kesempatan membuat komitmen bersama mewujudkan proses pengadaan yang bersih dari segala kemungkinan terjadinya tindak pidana korupsi maupun penyelenggaraan anggaran. Dengan langkah yang kita lakukan hari ini kita jadikan sebagai komitmen dalam mewujudkan daerah bebas dari KKN,”himbau Darma Wijaya.

Sementara narasumber dari LKPP RI Ranto,SP mengemukakan bahwa dengan diadakannya bimtek ini diharapkan akan mengurangi kemungkinan terjadinya permasalahan hukum yang muncul akibat ketidakmengertian para petugas ULP akan aturan yang berlaku terkait proses pengadaan barang/jasa pemerintah. “Jika kita mengikuti aturan yang berlaku maka dapat menghindari permasalahan hukum dikemudian hari karena sudah menguasai mekanisme yang benar,”ucap Ranto.

Kegiatan Bimtek yang berlangsung selama dua hari mulai Rabu – Kamis, 26 – 27 Oktober 2016 ini diikuti oleh sekitar 70 peserta yang terdiri dari para petugas ULP dari Kabupaten Sergai, Batubara, Deliserdang dan Kota Tebingtinggi serta perwakilan dari SKPD yang terkait dijajaran Pemkab Sergai.(az/ss-sb)

Lihat Juga

Fakultas Teknik UMSU Lakukan Rekrutmen Staff

Medan | suarasumut.com  –  Fakultas Teknik UMSU menjalin kerjasama dengan Incasi Raya Group dan Gunas ...