Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Urus Akta Lahir Di Kota Gunungsitoli, Harus Ada FC Akta Perkawinan

Urus Akta Lahir Di Kota Gunungsitoli, Harus Ada FC Akta Perkawinan

Gunungsitoli | suarasumut.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Gunungsitoli menerapkan kebijakan baru, dimana untukmengurus Akta Kelahiran, pemohon wajib melampirkan Akta Perkawinan orang tua.

Apabila Akta Perkawinan orang tua tidak dilampirkan, maka server akan menolak, sehingga Akta Kelahiran yang diurus oleh pemohon tidak dapat tercetak.

Hal tersebut disampaikan Kepala Disdukcapil Kota Gunungsitoli Ya’aro Harefa kepada wartawan ketika ditemui di kantor Disdukcapil Kota Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Kamis (28/10).

Menurut Kadis Dukcapil, peraturan tersebut telah diatur dalam UU Kependudukan Nomor 23 Tahun 2006 dan perubahan UU Nomor 24 Tahun 2013, serta Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2007, Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2008 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2010.

Namun, selama ini Disdukcapil belummenerapkan, dengan alasan masih banyak warga Kota Gunungsitoli yang belum memiliki Akta Perkawinan. Tetapi sejak perbaikan server Disdukcapil Kota Gunungsitoli yang rusak beberapa hari yang lalu, kebijakan tersebut wajib diterapkan.

Penerapan kebijakan tersebut dilakukan, karena setelah perbaikan server, aplikasi pada server pencetakan dokumen kependudukan di Disdukcapil Kota Gunungsitoli telah dirubah menjadi aplikasi Sistim Adminitrasi Informasi Kependudukan (SIAK) 5.

Sehingga, server tidak akan menerima atau menolak apabila ada pengurusan Akta Kelahiran yang tidak melampirkan nomor Akta Perkawinan orang tua, dan Akta Kelahiran yang diurus tidak dapat tercetak.

Hal yang sama juga terjadi pada pengurusan Akta Perkawinan, dimana pemohon wajib melampirkan Akta Kelahiran. Juga pada pengurusan Kartu Keluarga, pemohon wajib melampirkan Akta Perkawinan.

Apabila persyaratan tersebut tidak dapat dipenuhi, maka Disdukcapil Kota Gunungsitoli tidak dapat mencetak dokumen kependudukan yang diurus pemohon, karena alat/server akan menolak.(sw/ss/gs)

Lihat Juga

KCBI “Bidik” Pungli Dan Korupsi SMPN I Berastagi

Berastagi | suarasumut.com  –  Pimpinan Pusat LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia Kordinator Wilayah Sumut Dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.