Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Untuk Dapat Akreditas, STT-Nias Diduga Rekayasa Data

Untuk Dapat Akreditas, STT-Nias Diduga Rekayasa Data

Gunungsitoli | suarasumut.com — Pihak Yayasan dan pengelola Sekolah Tinggi Teologi Nias (STT-Nias) diduga telah melakukan rekayasa data yang diserahkan ke BAN-PT untuk bisa mendapatkan akreditas. STT-Nias mendapat akreditas C dari BAN-PT pada tahun 2015, padahal hingga saat ini mahasiswa yang aktif menjalankan studi dan setiap hari mengikuti perkuliahan di STT-Nias hanya berjumlah 22 orang.

Hal tersebut diungkapkan mantan Pembantu Ketua II STT-Nias Fati’aro Hulu, MH, M.Pd.K yang ditemui wartawan usai mengikuti rapat sosialisasi di gedung STT-Nias, Jalan Golkar, Desa Iraonogeba, Kota Gunungsitoli, Rabu (1/5).

“Semua kebohongan yayasan Kudus Mandiri yang mengelola STT-Nias akan kita ungkap kepada publik. Hingga saat ini, STT-Nias hanya memiliki mahasiswa sebanyak 12 orang, dan pihak yayasan telah memberikan data palsu kepada BAN-PT untuk mendapatkan akreditas,” ungkap Fatiaro kepada wartawan.

Pemalsuan data yang dilakukan pihak yayasan menurut Fatiaro adalah mulai dari jumlah mahasiswa, perpustakaan, kepemilikan lahan tempat berdirinya kampus STT-Nias, dan sejumlah data adminitrasi untuk kelengkapan menuju akreditas.

“Selama ini, STT-Nias membuka pokja di beberapa daerah seperti Bawalato, Teluk Dalam dan beberapa daerah lainnya di Pulau Nias. Mereka menerima mahasiswa disana, tetapi para mahasiswa tersbeut tidak pernah mengikuti perkuliahan di STT-Nias, padahal tindakan tersebut melanggar aturan,” jelas Fatiaro.

Selain itu, Fatiaro memberitahu, ketika tim penilai dari BAN-PT datang ke STT-Nias untuk melakukan penilaian, memang ada banyak mahasiswa yang hadir, tetapi mereka mahasiswa yang berasal dari pokja di daerah lain. Setelah tim penilai pulang, mereka tidak pernah lagi masuk kuliah di STT-Nias kecuali 12 orang yang hingga saat ini aktif.

Hal senada juga dibenarkan mantan Puket I STT-Nias Nasoaro Waruwu, M.Pd.K yang ditemui ditempat yang sama. Nasoaro mengatakan, pengelola STT-Nias lebih mementingkan finansial daripada mutu pendidikan.

“Kami selalu menentang kebijakan yayasan, sehingga kami dilengserkan tanpa alasan dari jabatan puket. Selama ini yayasan menerima mahasiswa pindahan dari perguruan lain, walau mahasiswa tersebut tidak memiliki transkrip nilai. Parahnya lagi, ada mahasiswa yang sudah diwisuda di STT-Nias yang belum pernah menyerahkan STTB SMA/SMK kepada pihak STT-Nias sejak masuk hingga diwisuda,” tutur Nasoaro.

Ketua STT-Nias Timotius Gea, M.Th, D.Th yang ditemui di STT-Nias, Kamis (3/6) membantah dengan keras seluruh tudingan mantan puket I dan puket II tersebut. Menurut Timotius, BAN-PT tidak bodoh, sehingga bisa ditipu mereka dan mau memberikan akreditas C kepada STT-Nias jika seluruh data adminitrasi untuk kelengkapan menuju akreditas adalah palsu dan rekayasa.

Menurut dia, hingga saat ini mahasiswa strata satu (S1) yang sedang menjalani perkuliahan di STT-Nias ada sebanyak 110 orang, sedangkan mahasiswa strata dua (S2) ada sebanyak 20 orang. Dosen tetap yang mengajar sebanyak 12 orang dan dosen tamu sebanyak 7 orang.

Mahasiswa STT-Nias menjalani perkuliahan pada hari Senin-kamis, mulai pukul 14.00 wib-17.00 wib. Fasilitas yang dimiliki STT-Nias seperti WiFi, Perpustakaan, ruang belajar sebanyak 4 kelas, dan sejumlah fasilitas lainnya untuk menunjang perkuliahan.

Mengenai kepemilikan tanah tempat bangunan STT-Nias berdiri, Timotius memastikan jika tidak bermasalah, dan mengakui jika hingga saat ini tanah tersebut masih belum memiliki sertifikat hak milik, dan sedang dalam pengurusan di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Semua yang dikatakan mantan puket I dan II itu tidak benar, itu uneg uneg mereka karena yayasan melakukan rotasi dan penyegaran, sehingga mereka dicopot dari jabatan dan jadi dosen biasa. Jika perbuatan mereka makin meresahkan pihak yayasan, kita akan mengambil langkah tegas dan memecat mereka berdua,”ancam Timotius.(ih/ss-gs)

Kata kunci terkait:
alamat stt nias gunungsitoli, Daftar nama-nama mahasiswa semester VI di STT Nias, Sekolah Tinggi Teologi yang ada di Nias, STT Padang sidempuan

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...