Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› UNIMED Dan IT DEL Bekerjasama Dengan FORGEMSI Lakukan Pengabdian Masyarakat Di Desa Sihusapi Samosir‏

UNIMED Dan IT DEL Bekerjasama Dengan FORGEMSI Lakukan Pengabdian Masyarakat Di Desa Sihusapi Samosir‏

Pelatihan Sihusapi-praktek.Samosir | suarasumut.com  –  Dosen Universitas Negeri Medan (UNIMED) dan Institut Teknologi DEL (IT DEL) menggelar pengabdian masyarakat di Desa Sihusapi, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Minggu (26/6).

Pengabdian masyarakat ini dilakukan terhadap kelompok tani dan warga di sekitar desa Sihusapi. Kegiatan ini bekerjasama dengan Forum Generasi Muda Simataraja Indonesia (FORGEMSI).

Tema dari pengabdian masyarakat ini adalah “Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Pupuk Kandang Kerbau” dengan menghadirkan narasumber Dr. Tumiur Gultom, M.P dosen Biologi FMIPA Unimed dan Albert Sagala, M.T dari IT DEL Laguboti.

Tumiur Gultom dalam paparannya menjelaskan langkah-langkah pembuatan pupuk organik cair sampai teknologi pengolahan pupuk cair berbahan kotoran sapi.

“Menurutnya, pembuatan pupuk organik cair ini sangat mudah, murah dan memberikan banyak manfaat bagi petani dan peternak,” pungkas Tiur sapaan akrabnya saat memberikan pelatihan.

Sedangkan manfaat penggunaan pupuk cair antara lain adalah dapat menghemat biaya pemupukan, menyuburkan tanah, meningkatkan produktivitas tanaman dan pendapatan petani.

“Berbagai penelitian menunjukkan bahwa produksi tanaman dapat ditingkatkan dengan penggunaan pupuk cair dari kotoran sapi,”tambahnya.

Kepala Desa Sihusapi, Wandi Simarmata dalam sambutannya mengatakan terimakasih kepada tim Unimed dan IT DEL serta Forum Generasi Muda Simataraja atas pelatihan yang diberikan kepada kelompok tani dan masyarakat di desa Sihusapi.

“Terus terang kami sendiri sering mendengar tentang pupuk cair ini, tapi tak tahu bagaimana cara membuatnya,” ucap kepala desa ini.

Harapan kami, semoga ilmu yang diberikan pada pelatihan ini dapat kami terapkan nantinya, apalagi sudah diajarkan dan dipraktekkan langsung cara pembuatannya.

Janner Simarmata mengatakan, banyak potensi sumber daya alam (SDA) di desa ini belum tergarap secara maksimal. Menurutnya, desa Sihusapi ini bisa cepat berkembang dari daerah lain apabila masyarakatnya mampu mengelola SDA, khususnya bidang pertanian secara maksimal.

“Janner berharap semoga pelatihan ini menambah ilmu para petani di Desa Sihusapi ini,”ungkap Ketua Umum FORGEMSI ini.

Menurut Janner, peran Pemerintah Samosir dalam bidang pertanian masih sangat minim. Produk UKM kita hanya mampu dijual di Samosir saja, tidak mampu bersaing di luar Samosir.

Padahal, pertanian juga dapat mendongkrak pariwisata, seharusnya pemerintah harus memberi dukungan agar produk Samosir mampu menembus pasar luar,” ucapnya.

Pelatihan ini berlangsung selama tiga jam, yang dihadiri kelompok tani Horas Jaya Tani yang di Ketuai Binur Simarmata, warga Sihusapi dan mahasiswa Unimed yang sedang melakukan kegiatan praktek lapangan. (js/ss-sm)

 

Kata kunci terkait:
radio suara simanindo, DESA SIHUSAPI SAMOSIR, dr tumiur gultom mp, institut teknologi del

Lihat Juga

Kapolres : Anggota Polres Labuhanbatu Yang Beck-Up Judi Lapor Ke- Saya

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Polres Labuhanbatu terus gencar memburu pelaku perjudian diwilayah hukumnya. Terbukti dengan ...