Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Umar : Pendidikan Agama Sejak Usia Dini

Umar : Pendidikan Agama Sejak Usia Dini

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan usai melaksanakan sholat Zuhur Di Masjid Agung Jalan Gunung Lauser Selasa (6/6) menyatakan bahwa pentingnya orang tua memberikan pendidikan agama kepada anak sejak usia dini.

Peran orang tua terhadap perkembangan anak-anak sangat diperlukan. Salah satu hal yang harus diberikan pada anak usia dini adalah pendidikan agama.

Dengan pendidikan agama sejak dini yang matang, dapat membantu perkembangan anak terutama dalam hal sikap dan tingkah laku,”terang Umar dihadapan jemaah.

Menurut H. Umar, bahwa pelajaran agama harusnya diberikan dalam jumlah banyak untuk kurikulum anak usia dini. Pelajaran agama jangan dianggap enteng, karena dengan pengetahuan agama yang kuatlah anak dapat menyaring mana yang benar dan mana yang salah dalam proses pertumbuhannya sesuai dengan ajaran agama yang diterima dan dipelajarinya.

“Pelajaran agama yang kuat harusnya diberikan secara serentak bukan hanya pada Madrasah Ibtidaiyah, melainkan juga Sekolah Dasar Negeri. Ini dimaksudkan untuk memberi bekal pada anak-anak usia dini. Karena pada usia dinilah kepribadian seorang anak itu dibentuk. Tanamkan nilai-nilai moral yang baik kepada anak kita,”pintanya.

Keprihatinan terlihat pada negeri ini saat kita membahas tentang pendidikan agama anak usia dini. Karena pendidikan agama untuk anak usia dini dianggap remeh oleh sebagian besar orang. Ada orang tua yang terkadang menganggap pelajaran umum sudah cukup untuk diberikan dan dijadikan bekal bagi anak-anak mereka dalam menjalani kehidupan.

Lanjut H Umar namun, itu merupakan asumsi yang salah. Kepedulian terhadap peningkatan pendidikan agama anak usia dini sangatlah memprihatinkan. Peran orang tua sangat besar dalam membentuk kepribadian seorang anak. “Orang tua harus memberikan pengarahan yang positif pada anak-anaknya. Orang tua juga berkewajiban memberikan pendidikan sikap pada anak-anaknya.

Dengan memberikan pendidikan agama untuk anak usia dini, dapat mendorong pembentukan sikap yang sesuai dengan ajaran agama. Pendidikan agama usia dini juga sangat penting untuk menyeimbangkan pengetahuan anak. Kita tidak akan lepas dari perkembangan teknologi.

Namun, menjadi sesuatu yang negatif jika kita terlalu terpaku pada teknologi sehingga hal-hal baik positif maupun negatif kita terima dengan begitu saja.

“Pendidikan agama menjadi penyeimbang yang membantu kita dalam menyaring perkembangan teknologi yang ada, memanfaatkan hal yang positif dan mengenyampingkan hal negatif dari teknologi tersebut. Itulah hasil yang diharapkan dari pendidikan agama yang dimulai sejak usia dini,”katanya

“Teknologi dapat menjadi sesuatu yang membahayakan kita jika kita tidak dapat mengendalikannya. Dengan pendidikan agama usia dini, juga diharapkan membuat kita dapat mengendalikan teknologi tersebut bukan dikendalikan oleh teknologi,”jelas Umar mengakhiri.(ag/ss-tt)

Lihat Juga

Cegah Mismatch Menahun, BPJS Kesehatan Diminta Koreksi Diri

Jakarta | suarasumut.com  –  Anggota Komisi IX Irma Suryani mengibaratkan defisit yang dialami Badan Penyelenggara ...