Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Tinjau Lahan, Distannak Tapteng: Pertumbuhan Singkong Sangat Dominan Dan Prospek

Tinjau Lahan, Distannak Tapteng: Pertumbuhan Singkong Sangat Dominan Dan Prospek

Tapteng, suarasumut.com – Setelah ada prospek perkembangan tanaman singkong yang ada di simpang PLTU jalan Poriaha menuju Rampa Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Tapteng Drs Dompak Simanjuntak turun kelapangan meninjau lahan tidur yang di fungsikan sebagai percontohan pertanian tanam singkong di Kecamatan Tapian Nauli desa Tapiannauli III (Poriaha), Rabu (27/5).

Pemilik lahan tanam singkong Hotdatua Hutagalung mengatakan, selesainya panen perdana singkong yang dikirim ke daerah Tebing Tinggi sekitarnya tiga hari sebelumnya memang sangat termotivasi bagi masyarakat yang mengetahui hasil panen dan pemasaran yang memuaskan serta juga sangat menyangga para petani ditengah-tengah terpuruknya harga getah.

“Dari sini awalnya saya sangat terinspirasi melihat daerah lain membuka lahan tidur yang difungsikan untuk menanam singkong, ditambahnya lagi iklimnya yang sangat sesuai dengan iklim daerah Tapanuli Tengah sebab pertumbuhannya sangat dominan bagi iklim panas,”sebut Hotdatua pengelolah lahan tidur 13 ha tersebut.

Kadistannak Tapteng Drs Dompak Simanjuntak MM menerangkan, dengan adanya lahan baru yang dibuka masyarakat Tapian Nauli dinas pertanian dan peternakan memang sangat mendukung besar jika memang lahan tidur yang digunakan masyarakat untuk tanam singkong,”kita berharap masyarakat Tapteng kedepan bisa terbuka hatinya untuk memfungsikan lahan tidurnya sebagai pertambahan kebutuhan sehari-hari,”tutur Dompak di lokasi singkong.

Dijelaskan Dompak, jika memang lahan yang dikerjakan tersebut membutuhkan bantuan dari pemerintah, masyarakat dan perintis lahan harus membentuk kelompok tani. ”Biarlah lahan tersebut kerjakan tersendiri-sendiri dulu dan ini memang juga sangat terigentrasi,kita bentuk dulu kelompok tani tapi harus mempunyai lahan difungsikan barulah kita tujukan berupa bantuan sesuai dengan peraturan dari pemerintah yang ada dan tahun depan akan dapat dibantu berupa stek dan pupuk,”ujar Kadistannak.

Dompak menambahkan, sesuai dengan hasil tinjauan dilapangan dan hasil panen yang yang diutarakan pengguna lahan tidur memang sangat memprospek. “Tanah kita inikan tanah subur di Tapteng ini, dari hasil hitung-hitungan saja satu batang pohon Singkong bisa mencapai 20-30 kg/batang bahkan lebih, kita rata-ratakan 10 kg/batang dikali sekian ribu batang tentu itu hasilnya sangat memuaskan,”ucap Kadistannak dengan semangat.

Kadistannak juga mengajak masyarakat untuk lebih fokus pada tanaman singkat dibadingkan tanaman yang mempunyai jangka panjang yang terkadang dapat mengganggu kualitas kadar tanah. ”Saya sudah dan menyarankan kepada masyarakat untuk menanam tanaman jangka pendek. Karet kan tumbuh lima tahun baru panen, sebab karet tersebut menghisap air mengeluarkan getah sehingga nutrisi tanaman seluruh tanaman padi yang ada di dekatnya, begitu juga dengan kelapa sawit,”jelas Dompak.

“Jika ada nanti masyarakat yang berminat akan kita bantu, sebab Hotdatua sudah ada satu penampung dan pengarahan untuk pemasaran dan di daerah lain saya lihat seperti di Tebing Tinggi disana banyak yang tanam Singkong, bahkan di luar daerah pulau seperti pulau jawa banyak yang berhasil dari tanam Singkong, bahkan Mindo Sianipar anggota DPR RI dia sukses mengajak masyarakat dari tanam singkong,”beber Dompak.

“Sangat berterimakasih banyak atas perhatian pemerintah kabupaten Tapteng atas tinjauan yang dilakukan Distannak Tapteng, serta memberi motivasi bagi masyarakat kami yang ada di Tapian Nauli ini, dan kita berharap kedepan masyarakat kami akan membentuk kelompok tani yang tepat,”tambah Omran Hutagalung yang mewakili warga Tapian Nauli III Poriaha.(ph/ss/tt)

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...