Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› “Tim Baret Merah” Ungkap Mafia Buku Di Karo
Tampak tulisan kalimat yang minim kualitas
Tampak tulisan kalimat yang minim kualitas

“Tim Baret Merah” Ungkap Mafia Buku Di Karo

Tanah Karo | suarasumut.com  –  Tim Barisan Reaksi Cepat Membangun Daerah (Tim Baret Merah), terdiri dari Aktifis LSM, Relawan dan Oknum PERS serta sejumlah Pemerhati Pendidikan dikoordinir Sempurna Pasaribu,mengungkap dugaan mafia penyalur buku illegal jenis mata pelajaran Bahasa Daerah, Rabu, (29/11/2017).

Temuan yang dikutip dari pelajar SD No. 040457 Kejora, Berastagi, Karo, tersebut, langsung dilaporkan secara tertulis ke Polres Karo melalui Kasium, sesuai surat No.09/TIM-BM/LAP.LIS/XI/2017, Tertanggal 29 Nopember 2017, perihal laporan tertulis dugaan penyimpangan, oleh pihak sekolah dengan pengusaha.

Penyaluran buku mata pelajaran “Muatan Lokal” yakni Bahasa Daerah Karo, diduga keras tidak memiliki izin dari pihak berkompeten dalam hal ini dari Gubernur Sumut dan Dirjen Kemendikbud RI. Faktanya, buku mata pelajaran peruntukan pelajar SD itu memuat bahasa sensitif serta tatanan kalimatnya tidak konstruktif.

Ini diungkap Koordinator Tim Barisan Reaksi Cepat Membangun Daerah (Tim Baret Merah), Sempurna P selaku Ketua Tim Auditor di DPD Jaringan Pendamping Kebijakan Pemerintah (JPKP) Kabupaten Karo, didampingi Manager Pemberantasan Korupsi LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) Kab Karo, Bangun S, Spr, Sabtu, (2/12/2017) di Kabanjahe.

Dikatakan, pihak Dinas Pendidikan Kab Karo melalui UPT Disidik Berastagi, dilaksanakan Kepala Sekolah dinilai telah sengaja membangun system memperkaya diri sendiri dengan pihak pengusaha berinisial “STP RG” dalam meraup keuntungan besar tanpa memikirkan nasib anak-anak bangsa khususnya berada di daerah karo.

“Ini suatu tindakan fatal, karena muatan tulisan dalam buku illegal bermodus untuk kalangan sendiri itu sangat berdampak negatif bagi pengguna yang tidak lain adalah anak-anak pelajar di karo. Sementara diketahui belakangan ini, pemerintah telah menaikkan kucuran dana BOS sebesar 40 % secara bertahap (2 X 20%), guna menjamin kualitas pendidikan.

Namun, Pemerintah Karo masih tega mengangkangi Permendikbud Nomor 8 Tahun 2016, tentang buku yang digunakan Oleh Satuan Pendidikan, hanya demi memperkaya diri. Padahal, dalam Permendikbud yang telah mengatur Petunjuk Teknis (Juknis) BOS untuk SD, SMP dan SMU sudah jelas-jelas diuraikan soal regulasi dana yang diterima masing-masing sekolah.

Maka dari hal itu, untuk mewujudkan harapan anak-anak bangsa yang juga merupakan harapan pemerintah pusat dan harapan kita semua warga NKRI, agar kiranya Kapolres Karo proaktif menyikapi laporan tertulis yang kita serahkan,” ujar Sempurna Pasaribu diamini sahabat Timnya Bangun S SPr, Sabtu, (2/11/2017), kepada sejumlah wartawan.

Ditambahkan Bangun S Spr, menurutnya, soal kalimat “disesuaikan” dalam penerapan sanksi pihak pelanggar Permendikbud No.8 Tahun 2016, tentu aparatur penegak hukum lebih bijaksana guna meminimalisir tindakan yang sama ke depan. Hanya saja, lebih tepatnya, kata Spr, para tersangka dipersangkakan Ayat (1) Pasal 62 UU No. 8 Tahun 1999, Tentang Perlindungan Konsumen.

Bahwa “Pelaku Usaha yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Pasal 9, pasal 10, danPasal 13 ayat 2, Pasal 15, Pasal 1 ayat 1 huruf a, huruf b, huruf c, huruf c, ayat 2, dan Pasal 18 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp. 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah)”.

Selain itu, kata Bangun S Spr, para tersangka yang dipridiksi tidak lepas dari Kepala Dinas Pendidikan Karo, Kepala UPT Disidik Berastagi, Kabid SD, Kepala Sekolah SD No. 040457 Kejora, Berastagi, dan pengusaha inisial “STP RG” juga layak dipersangkakan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, Tentang Perlindungan Anak.

Sementara itu, Kepala Seksi Umum Polres Karo, ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan baru-baru ini, membenarkan adanya surat dari Tim Barisan Reaksi Cepat Membangun Daerah (Tim Baret Merah), terkait laporan tertulis soal dugaan penyimpangan di tubuh Dinas Pendidikan. (Tim BM/LSP/Bram/TS).

Lihat Juga

Labuhanbatu Kembali Raih Prestasi Dibidang Lingkungan Hidup

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu setelah menerima Penghargaan terbaik I Tingkat Provinsi Sumatera ...