Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Tiga Tahun Buron, Pembunuh Abang Kandung Ditangkap Di Kabupaten Labura

Tiga Tahun Buron, Pembunuh Abang Kandung Ditangkap Di Kabupaten Labura

Gunungsitoli, suarasumut.com — Setelah buron selama tiga tahun, atau sejak tahun 2012, NL alias Feni (27) pembunuhan abang kandungnya Nofati Laoli alias Ama Desman (30) ditangkap Polisi Sektor Gido. Pelaku ditangkap personil Polsek Gido di komplek perkebunan yang terletak di Desa Aek Korsik, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Jum’at (28/8).

Kapolres Nias AKBP.Yofie Girianto Putro, S.Ik melalui Pjs.Paur Humas Polres Nias Aiptu.Osiduhugo Daeli yang ditemui wartawan, Minggu (30/8), membenarkan, personil Polsek Gido telah menangkap pelaku pembunuhan abang kandungnya yang buron sejak tahun 2012.

Pelaku ditangkap di Desa Aek Korsik, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labura, Jum’at (28/8), pukul 19.00 wib. Penangkapan dilakukan langsung personil Polsek Gido, dibantu personil Polsek Aek Natas, Polres Labura, dan pelaku tiba di Gunungsitoli, Sabtu (29/8).

Kepada wartawan, Kapolres Nias melalui Pjs.Paur Humas menerangkan, pembunuhan terhadap Nofati Laoli alias Ama Desman yang dilakukan adik kandungnya NL alias Feni, terjadi di Dusun I, Desa Sisobahili, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Jum’at (16/11/2012) pukul 19.00 wib.

Sebelum dibunuh, korban berkelahi dengan adik kandungnya YL alias Ama Deri. Pada perkelahian tersebut YL als Ama Deri kalah, dan YL alias Ama Deri menceritakan kejadian tersebut kepada pelaku ketika pulang.

Pelaku yang tidak senang melihat YL alias Ama Deri menderita luka akibat berkelahi dengan korban, langsung mendatangi rumah korban sambil membawa tombak dan parang untuk menanyakan kejadian yang dialami YL alias Ama Deri.

Namun, korban tidak menyambut pelaku yang nota bene masih adik kandungnya dengan baik, sehingga terjadi perkelahian antara korban dengan pelaku yang berujung pada kematian korban. Korban tewas akibat ditombak bagian dada serta dibacok oleh pelaku hingga tewas di tempat.

Melihat korban tewas, pelaku langsung kabur ke luar daerah dan bekerja di sebuah perkebunan yang ada di Desa Aek Korsi, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labura. Kepada Polisi, pelaku mengaku membunuh korban karena merasa kasihan melihat abangnya YL alias Ama Deri menderita luka luka akibat berkelahi dengan abangnya NL alias Ama Desman.

Pelaku Ditangkap Berdasarkan Informasi Masyarakat

Pjs.Paur Humas membeberkan kepada wartawan, berdasarkan laporan Kapolsek Gido AKP.Rohim Gultom kepada Kapolres Nias, keberadaan pelaku diketahui berdasarkan informasi yang diberikan masyarakat kepada Kanit Res Polsek Gido, Brigadir Listono awal bulan Agustus yang lalu.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Gido menugaskan Brigadir Listono, Brigadir Arisman Bate`e, Brigadir Budianto Barus dan Brigadir Benny Yuda Saragih berangkat ke Kabupaten Labura untuk menangkap pelaku, Kamis (27/8).

Setiba di Kabupaten Labura, personil Polsek Gido langsung berkoordinasi dengan Kanit Res Polsek Aek Natas Ipda.M.Pasaribu, mantan Kasi Propam Polres Nias. Atas kerjasama dengan personil Polsek Aek Natas yang dipimpin Ipda.M.Pasaribu, pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan.

Sebelumnya, Polisi memancing pelaku mendatangi Pos Penjagaan milik perkebunan, dimana tujuannya untuk menjaga perlawanan dari sejumlah pekerja perkebunan yang saat itu masih ramai di base Camp. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Kapolres Apresiasi Kinerja Polsek Gido

Tidak lupa, Pjs.Paur Humas mengatakan kepada wartawan, Kapolres Nias memberikan apresiasi yang besar atas kinerja Polsek Gido yang telah menangkap buronan pembunuh abang kandungnya tiga tahun lalu. Dia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi personil lainnya.

Menurut Kapolres, dengan tugas di daerah terpencil seperti Pulau Nias, tidak berarti tidak bisa berprestasi. Dia juga tidak lupa mengucapakan terima kepada Polsek Aek Natas dan personilnya yang telah membantu penangkapan.(ih/ss/ni)

Kata kunci terkait:
janda nias, Berita Kriminal Nias Terbaru, johardi personil polsek bawolato, kabar perselingkuhan di desa aek korsik sibolga

Lihat Juga

Bupati Pangonal: Satpol PP Yang Tidak Terindikasi Narkoba, Kontraknya Diteruskan

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Upaya peningkatan pelatihan tekhnis operasi pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol ...