Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Tiga Oknum Hakim PN Rantauprapat Diterpa Isu Suap, Hakim Pengawas Diminta Jangan Diam

Tiga Oknum Hakim PN Rantauprapat Diterpa Isu Suap, Hakim Pengawas Diminta Jangan Diam

Rantauprapat, suarasumut.com  –  Hajab..! kata tersebut pantas dilontarkan pada tiga oknum Hakim Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat. Karena begitu tingginya Negara Indonesia memberikan upah pada pekerjaannya sebagai Hakim, namun masih saja ada segelintir isu suap yang menerpa tiga oknum tersebut.

Seperti yang dilansir berita di Media ini,untuk membuktikan penilayaan hakim menjadi Pasal 131 huruf a UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika pada terdakwa Jhon Manalu (46) yang divonis 8 bulan 17 hari warga Perumahan Griya puri manuggal, Kelurahan Bakaran batu,Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu, disebut-sebut pihak keluarga harus menjual sebidang tanah untuk membuktikan pasal yang merigankan itu.

Dari merebaknya isu tersebut, sejumlah warga di Labuhanbatu berharap, hakim pengawas di PN Rantauprapat jangan diam atas isu yang menerpa pada oknum hakim tersebut. Sebab, jika hal itu dibiarkan dapat mempengaruhi pada hakim yang lainnya.

“Memang isu suap hakim bukan kali ini saja terdegar.Tapi untuk membuktikan atas adanya suap tersebut harus seperti di Pengadilan Tinggi Medan itulah yang melibatkan Gatot,”sebut Julia, Rabu (30/9) salah seorang warga Rantauprapat.

Sebelumnya, sumber yang layak dipercaya menyebutkan, Selasa (29/9) bahwa atas ringannya putusan yang diberikan majelis hakim M.Jazuri,SH.MH (foto) tersebut diduga karena menerima sejumlah pago-pago dari keluarga terdakwa.

“Logika sajalah, dia oknum polisi kalau lama hukumannya akan dipecat.Hingga diduga untuk menjual tanahpun dilakukan agar putusan yang diberikan majelis lebih ringan dari tuntutan JPU,”kata sumber sembari berpesan agar namanya jangan dipublikasikan.

Atas isu tersebut Ketua majelis persidangan M.Jazuri,SH.MH melalui Humas PN Rantauprapat R.Aji Suryo,SH,MH membantah adanya isu suap yang melibatkan.

“Ngak ada aku disuap soal perkara itu,soal jual tanah itupun aku ngk tahu,”Ucap Aji menirukan perkataan Jazuri.

Dari rendahnya putusan yang diberikan majelis hakim dari tuntutan Jaksa penuntut Umum (JPU) Ulfa Budiarti,SH menuntut terdakwa 3 tahun penjara karena melanggar pasal 127 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika menyatakan banding.Yang mana Jhon manalu didakwa pasal 114 -112 127-131 tentang Narkotika.”Kita pasti banding bang,”Sebut Ulfa saat diwawancarai Wartawan diluar sidang.(ab/ss/rp)

Lihat Juga

Kapolres : Anggota Polres Labuhanbatu Yang Beck-Up Judi Lapor Ke- Saya

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Polres Labuhanbatu terus gencar memburu pelaku perjudian diwilayah hukumnya. Terbukti dengan ...